Kisah Nyai dan Para Lelaki Kolonial yang Kesepian

SETIAWATI masih hapal riwayat hidup leluhurnya itu. Secara diam-diam, kisah tersebut selalu tersampaikan dari generasi ke generasi di kalangan keluarga besarnya, sebagai “kenangan pahit” yang tidak boleh terulang lagi. “Mungkin saat itu situasinya memang tak terelakan, takdir Tuhan harus berlaku demikian kepada nenek buyut saya,” ujar perempuan kelahiran Jakarta 55 tahun lalu tersebut.

Sarima, nama nenek buyut Setiawati, adalah seorang nyai. Itu adalah istilah yang ditujukan kepada seorang perempuan pribumi yang dijadikan pasangan hidup seorang lelaki kulit putih tanpa suatu ikatan pernikahan. “Sekalipun di Eropa moral Kristen menuntut penahanan nafsu seksual di luar pernikahan, ideologi di Hindia Belanda membolehkan seorang lelaki mencari jalan keluar bagi kebutuhan-kebutuhan seksnya…” tulis Tineke Hellwig dalamCitra Kaum Perempuan di Hindia Belanda.
Seorang lelaki Belanda dengan nyai dan anak mereka. Foto: KITLV
Terlebih, lanjut Tineke, anggapan umum saat itu menyebut bahwa iklim tropis serta makanan kaya bumbu pedas mendorong munculnya libido para lelaki Eropa yang bermukim di tanah Hindia Belanda. “Pendapat-pendapat tersebut seolah menjadi pembenar terjadinya praktek pergundikan dan pelacuran yang dilakukan mereka…” ujar doktor sastra Indonesia dari Universiteit Leiden, Belanda itu.
Hampir senada dengan penilaian Setiawati dan Tineke, penulis sejarah kolonial asal Belanda Reggie Baay, menyebut kuputusan seorang lelaki kolonial “mengambil” seorang nyai, merupakan gejala umum dan seolah sesuatu hal yang bisa diterima oleh banyak orang kala itu. Jika pada awal-awal kolonialisme terpancangkan di tanah Hindia Belanda sistem perbudakan adalah suatu keniscayaan, maka selanjutnya sistem pergundikan dengan seorang perempuan pribumi merupakan pemecahan masalah dari “rasa kesepian” para lelaki kulit putih lajang.
“Terdapat lebih dari setengah jumlah keseluruhan laki-laki Eropa di koloni yang hidup bersama seorang gundik pribumi dalam 25 tahun terakhir pada abad ke-19,” ungkap Reggie dalam Nyai dan Pergundikan di Hindia Belanda.
Terciptanya “konsep nyai” juga tidak terlepas dari perbedaan kelas: superioritas kulit putih atas kulit coklat, dominasi penjajah terhadap pihak terjajah. Situasi tersebut berkelindan dengan sikapnrimo yang dipelihara dengan setia oleh sebagian besar para bumiputera. Tidak usah jauh-jauh, sebagai contoh adalah kasus yang dialami oleh Sarima sendiri sekitar era 1920-an. Sebagai seorang buruh pemetik teh yang miskin di Garut, ia harus “pasrah” saat tuan adminsitratur “menginginkan dirinya”. Kendati saat itu, Sarima telah memiliki seorang suami.
“Dalam hal ini, pemberian sejumlah uang (kepada pihak keluarga perempuan atau suami perempuan tersebut) kerap dilakukan,” ujar Reggie.
Bahkan, pada kasus lain, seorang Njai juga bisa “dialihkan” kepada lelaki Eropa lain. Kasus-kasus seperti itu biasanya terjadi di tangsi-tangsi tentara. Seperti dialami oleh Marie (nyai yang berasal dari Purworejo) dan Enjtih (nyai yang berasal dari Cimahi). Pengalihan itu biasanya terjadi karena pihak lelaki sudah mulai jenuh atau akan dipindahtugaskan ke tempat lain. Lantas bagaimana status hukum anak-anak yang lahir dari hubungan sejenis itu?
Menurut Tineke Hellwig, sejatinya seorang nyai tidak memiliki hak apa pun, baik terhadap dirinya maupun atas anak-anak yang dilahirkannya. Karena itu, ia harus siap dicampakan oleh “pasangannya” termasuk tidak diberi imbalan apapun. “ Kadang-kadang sebelum mencampakan para nyai tersebut, para lelaki itu menyerahkan anak-anak mereka ke rumah yatim piatu,” ujar lektor kepala di University of British Columbia, Kanada tersebut.
Tentunya tidak semua nyai bernasib buruk. Ada juga di antara mereka yang dicintai betul-betul oleh pasangannya hingga (setelah mendapatkan beberapa anak) dinikahi dan didaftarkan sebagai istri yang sah secara hukum. Itu dialami oleh dua orang nyai bernama Gouw Pe Nio dan Djoemiha. Alih-alih diperlakukan sewenang-wenang, mereka malah hidup bahagia sampai mati bersama para lelaki Eropa tersebut.
Sumber; http://historia.id/budaya/kisah-nyai-dan-para-lelaki-kolonial-yang-kesepian
Share:

Fosil Mirip Ponsel Berumur 800 Tahun

Seorang arkeolog telah menemukan sebuah benda mirip ponsel di daratan Austria. Benda tersebut diperkirakan telah berumur 800 tahun.

Seperti dilansir situs Daily Mail, pada objek mirip ponsel tersebut, terdapat tombol-tombol dan aksara layaknya sebuah ponsel sungguhan. Sekilas, benda ini cukup mirip dengan ponsel-ponsel yang diproduksi Nokia.


Berdasarkan keterangan para ahli artefak, aksara yang tertera pada benda tersebut memiliki gaya penulisan Sumeria yang telah ada selama ribuan tahun. Jenis tulisan ini biasanya ditemukan di Iran atau Irak modern (Mesopotamia kuno).



Karena itu, penemuan objek ini masih menjadi perdebatan. Beberapa ahli masih meragukan benda mirip ponsel tersebut didapatkan dari hasil penggalian artefak. Mereka bahkan menyebut temuan tersebut sebagai tipu muslihat yang rumit.

Minimnya informasi mengenai penggalian itu dan miripnya objek tersebut dengan ponsel Nokia membuat banyak orang menyebutnya berita bohong alias hoax. Namun, kelompok pemburu UFO mengklaim penemuan itu sebagai bukti alien pernah mengunjungi bumi atau menjadi bukti perjalanan antarwaktu benar-benar ada.
Saluran YouTube Paranormal Crucible mengunggah video yang mengatakan "Apa ini? Apa ini bukti peradaban maju atau perjalanan antarwaktu?"

Sumber:http://m.republika.co.id/berita/internasional/global/15/12/31/o07pi4366-benda-mirip-ponsel-berumur-800-tahun-ditemukan-di-austria
Share:

Dibalik Wanita Berhijab Yang Pegang Babi

Bagi umat islam, babi adalah binatang yang diharamkan. Jangankan untuk memakannya, untuk mendekatinya bahkan memegangnya saja bisa membuat najis, karena babi biasanya hidup di tempat yang kotor.

Tapi pernahkah Anda melihat foto yang menjadi viral sekitar tahun 2007, di mana ada seorang wanita berhijab memegang dan memeluk babi? Wanita tersebut mendapat banyak sekali hujatan dan cemoohan.

Tetapi lebih dari 8 tahun lamanya, wanita tersebut diam dan tidak melakukan klarifikasi atas fotonya tersebut. Tapi beberapa waktu lalu, muncul pengakuan yang sebenarnya dari wanita berhijab ini, seperti apa?

Secara ringkasnya, wanita tersebut mengatakan jika foto-fotonya tersebut adalah koleksi peribadi, yang telah disebarluaskan oleh pihak tidak bertanggungjawab.

Banyak yang tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan mengapa ia rela memegang hewan yang diharamkan ini. Padahal, saat itu ia tengah mengambil kuliah di jurusan Kedokteran Hewan.

Sehingga mau tidak mau, ia harus berurusan dengan hewan-hewan, termasuk anjing, kucing, bahkan babi. Ia juga terpaksa diam selama lebih dari 8 tahun lamanya. 


"Selama 8 tahun saya hanya berdiam diri dengan cemoohan, cacian, fitnah, bahkan yang mengatakan murtad, penghinaan kepada ibu dan ayah yang telah membesarkan saya dan ada yang memberikan ancaman dan sebagainya..," ucap wanita tersebut di akun Facebooknya yang kami kutip dari siakapkeli.my.

Ia juga menambahkan, jika mengambil jurusan tersebut, harus mau untuk berinteraksi dengan semua hewan.

"Harap maklum, dokter hewan harus tahu semua jenis hewan dan untuk mengkaji penyakit-penyakit yang mungkin menjangkiti hewan dan manusia," tambahnya.

Dipenghujung postingannya, ia mengatakan:" Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua. Aamiin.."

Sumber:  http://www.beritauaja.com/2015/12/cerita-di-balik-wanita-berhijab-ini.html

Share:

Perawatan Gigi Dan Mulut Berkat Minyak Nabati

Gigi dan mulut setiap saat dan setiap waktu terus melakukan aktifitas untuk mengunyah makanan dan segala jenis minuman. Hal ini akan berakibat bahwa gigi dan mulut terkena dampak yang tidak baik karena selalu terkontaminasi oleh makanan yang dikonsumsi.

Menurut penellitian / studi modern menunjukan bahwa dengan perawatan gigi dan mulut dengan menggunakan minyak nabati atau yang disebut dengan oil pulling sangat efektif.

Teknik pengobatan oil pulling ini dapat mengeluarkan racun dari mulut serta membersihkan gigi juga gusi dengan kandungan minyak tersebut. Berkumur dengan minyak masak organik seperti minyak kelapa, minyak biji anggur, minyak almond, atau minyak zaitun setiap hari dapat meremajakan sel-sel, juga “menarik” racun keluar dari dalam mulut, dikutip dari laman Dental Implants Info, Kamis (24/12/2015). 


Terdapat dua teknik untuk melakukan perawatan dengan oil pulling yaitu:
  1. Kavala dilakukan dengan mengisi mulut dengan minyak nabati dan menahannya di dalam selama 3-4 menit dan diulang sebanyak dua atau tiga kali.
  2. Metode kedua ialah gandusa, dengan cara berkumur selama 3-5 menit dan kemudian meludahkannya. 
 Semoga bermanfaat. (goes)
Share:

Khitan Dari Sudut Pandang Agama Dan Kesehatan

Khitan pada laki-laki maupun pada wanita sudah dikenal jauh sebelum abad Masehi. Menurut Horodotus selain dari Mesir, juga Syiria dan berbagai bangsa Asia melakukan kebiasaan tersebut.

Dikalangan bangsa Arab, khitan telah menjadi tradisi sejak Nabi Ibrahim as dan Ismail as. Dengan tersebarnya Islam maka kebiasaan tersebutjuga dikukuhkan oleh ajaran Islam itu sendiri, cepat diikuti oleh bangsa-bangsa pengabut Islam lainnya.

Khitan (circumcision ) adalah memotong kulup (praeputiumglandis), supaya kepala zakar terbuka selama-lamanya. Secara klinis dapat diungkapkan, bahwa khitan sangat bermanfaat bagi kesehatan, antara lain penis akan lebih gampang dibersihkan, dan statistik menunjukan bahwa orang yang dikhitan lebih jarang menderita kanker penis.

Hukum Khitan

Setiap muslim dan muslimah harus dikhitan, berdasarkan surah an Nahl ayat 123

(Kemudian kami wahyukan kepadamu; Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif dan bukanlah dia termasuk orang-orang musrikin)

Ayat tersebut bersifat umum. Dan menurut kaidah ushulul-fiqhi mewajibkan yang umum tetap pada keumumannya.

Ayat dan Hadits yang bersifat umum wajib menetapkannya pada keumumannya, sampai ada dalil yang membuat khusus (pengecualian)

Adapun Hadits yang berhubungan dengan khitan ini, tidak kurang dari 20 hadits jumlahnya. Dirawikan oleh Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, Thabrani, Tirmizi dll

Diantaranya yang memerintahkan kepada seseorang yang baru masuk islam, sebagai berikut;

(……singkirkan darimu rambut kufur itu dan khitanlah…….) H R AbuDaud dan Ahmad 

(Khitan itu wajib bagi laki-laki dan perbuatan sangat terhormat bagi perempuan) H R Ahmad dan Abu Daud

Manfaat Khitan

Faedah dan manfaat utama khitan adalah kebersihan an kesucian. Seperti diketahui bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman.

(kebersihan separuh dari iman) H R Muslim

Waktu khitan

Kalau ditinjau di Negara-negara Islam atau negara yang berpenduduk mayoritas Islam maka akan kita jumpai variasi usia khitan.

Di Arab Saudi anak-anak dikhitan antara usia 3 s.d. 7 tahun, Mesir antara 5 s.d. 6 tahun, India 5 s.d. 9 tahun, Iran biasanya pada usia 4 tahun.

Sedangkan di Indonesia yang terkenal taat agamanya anak-akak dikhitan pada usia sebelum 10 tahun, sedangkan bagi daerah daerah yang kurang taat pada agamanya anak-anak dikhitan sesudah umur 14 tahun.

Bagaimana menurut sunah Nabi ?

Menurut kitab Zadul Ma’ad, Nabi Ibrahim mengkhitan putranya yang pertama (Nabi Ismail as) pada usia 7 hari, sedangkan pada putra yang lain pada usia 13 tahun. Sedangkan Nabi Muhammad saw mengkhitankan cucunya (Hasan dan Husein) pada usia 7 hari dari kelahirannya masing-masing. 


Khitan anak Perempuan

Sedikitnya ada 4 cara pada khitan anak perempuan yaitu:
  1. Memotong sedikit kulit sebelah atas vulva (farji) 
  2. Memotong Badhr (praeputiumclitoridis, yaitu kuluit penutup kelentit 
  3. Memotong labia minora 
  4. Memotong bagian clitorisyang tampak keluar.

Namun tidak ada satu nash yang sahih yang mewajibkan secara tegas. Oleh karenanya juga tidak ada ketegasan pandangan para Imam dan ulama tentang mesti atau tidaknya khitan pada perempuan. Juga tidak ada kesepakatan tentang bagian farj yang mana yang dipotong pada khitan perempuan tesebut. 

Semoga bermanfaat (goes) 

Share:

Ternyata Berhijab Itu Menyehatkan

Memakai Hijab atau jilbab bagi muslimah merupakan pelindung kulit paling ampuh, bahkan melebihi keampuhan SPF-15. "Penelitian itu saya lakukan tahun 2001," kata Pegiat di Yayasan "Kita dan Buah Hati" dr Dewi Inong Irana, Sp.KK melalui pernyataan Humas Institut Pertanian Bogor.Menurut dokter yang sejak tahun 1983 memakai busana Muslimah secara sempurna itu, seiring dengan bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan kulit pada perempuan.
Beliau menjelaskan, perubahan kulit tersebut di antaranya kelembaban dan kolagen berkurang, kulit menjadi kering, timbul kerut dalam otot, perubahan warna dan regenerasi sel kulit melambat. "Jadi, kaum ibu juga perlu memperhatikan faktor perusak kulit yaknisinar ultra violet, rokokalk0h0l, kosmetik mengandung bahan kimia berbahaya, garam,gizi tidak seimbang dan stres," katanya.
Dikemukakannya bahwa salah satu cara menjaga kulit adalah menghindari sinar matahari, mengoleskan pelembabmakan makanan gizi seimbangcukup istirahatolah raga teraturhindari stres dan rawat kulit secara teratur.

Banyak manfaat kesehatan berdasarkan beberapa penelitian ilmiah yang ada.

UDARA PANAS
Hampir sama seperti matahari, udara panas juga membawa dampak buruk bagi kesehatan, khususnya pada otak. Jadi ketika udara sedang sangat panas dan seseorang harus keluar rumah, ahli kesehatan menyarankan untuk memakai pakaian yang bisa melindungi diri. Terutama pada bagian mata, kepala, dan leher untuk mengurangi risiko kesehatan yang menyerang otak.

RADIASI MATAHARI
Kita ketahui bersama, sinar ultraviolet matahari dinilai berbahaya jika mengenai kulit dalam waktu tertentu. Berbagai masalah kesehatan akibat sinar UV tersebut antara lain adalah kulit keriput, kerusakan mata, hingga kanker kulit.
Ahli kesehatan kemudian memperingatkan orang-orang untuk menggunakan sunblock demi melindungi kulit mereka. Namun saran terbaik sebenarnya adalah memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuh. Sebagai informasi tambahan, pakaian yang terang dan gelap cenderung mampu merefleksikan sinar UV daripada pakaian yang berwarna pastel.

HIGIENIS
Sementara itu, untuk pekerjaan tertentu, ada peraturan menutup kepala demi menjaga kebersihan di lingkungan pekerjaan. Misalnya perawat, pekerja di restoran cepat saji, klinik, dan yang lainnya. Penutup kepala diharapkan bisa mencegah kontaminasi dan penyebaran virus maupun infeksi.
Itulah berbagai manfaat kesehatan dari memakai hijab. Jika Anda juga salah seorang yang menggunakannya, sebaiknya jaga kesehatan rambut meskipun sepanjang hari kepala selalu tertutup dengan hijab.

UDARA DINGIN
Tubuh yang terkena suhu dingin terlalu lama akan membuat seseorang menderita demam, flu, rasa ngilu, dan gemetaran pada tubuh. Tes kesehatan kemudian membuktikan bahwa 40-60 persen panas tubuh menurun akibat udara yang terlalu dingin. Sehinga orang-orang disarankan menutup kepala dan tubuhnya dengan pakaian tebal demi menjaga panas tubuh tersebut.

ALLAH SWTmemerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya untuk kebaikan manusia. Dan setiap yang benar-benar manfaat dan diperlukan manusia dalam kehidupannya, pasti disyariatkan atau diperintahkan oleh-Nya. Diantara perintah Allah itu adalah berjilbab bagi wanita muslimah. Berikut ini beberapa manfaat berjilbab menurut Islam dan ilmu pengetahuan:
  • Selamat dari adzab Allah 
“Ada dua macam penghuni neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (wanita-wanita seperti ini) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh” (HR. Muslim).
Imam An-Nawawi ra. menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang” ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.
“Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang” ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.
  • Terhindar dari pelecehan
Banyaknya pelecehan seksual terhadap kaum wanita adalah akibat tingkah laku mereka sendiri. Karena wanita merupakan fitnah (godaan) terbesar. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,
“Sepeninggalku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.” (HR. Bukhari).
Jikalau wanita pada jaman Rasul merupakan fitnah terbesar bagi laki-laki padahal wanita pada jaman ini konsisten terhadap jilbab mereka dan tak banyak lelaki jahat saat itu, maka bagaimana wanita pada jaman sekarang? Tentunya akan menjadi target pelecehan. Hal ini telah terbukti dengan tingginya pelecehan di negara-negara Eropa (wanitanya tidak berjilbab).
  • Memelihara kecemburuan laki-laki
Sifat cemburu adalah sifat yang telah Allah SWT tanamkan kepada hati laki-laki agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.
Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah adalah apabila seorang mukmin menghampiri apa yang diharamkan-Nya.” (HR. Muslim).
Bila jilbab ditanggalkan, rasa cemburu laki-laki akan hilang. Sehingga jika terjadi pelecehan tidak ada yang akan membela.
  • Akan seperti bidadari surga
Dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, mereka tak pernah disentuh seorang manusia atau jin pun sebelumnya.” (QS. Ar-Rahman: 56).
“Mereka laksana permata yakut dan marjan.”(QS.Ar Rahman: 5).
“Mereka laksan telur yang tersimpan rapi.”(QS.Ash Shaffaat: 49).
Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga. Yaitu menundukkan pandangan, tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya, yang senantiasa dirumah untuk menjaga kehormatan diri. Wanita inilah merupakan perhiasan yang amatlah berharga.
Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga.
  • Mencegah penyakit kanKer kulit
Kanker adalah sekumpulan penyakit yang menyebabkan sebagian sel tubuh berubah sifatnya. Kanser kulit adalah tumor-tumor yang terbentuk akibat kekacauan dalam sel yang disebabkan oleh penyinaran, zat-zat kimia, dan sebagainya.
Oleh karena itu, cara untuk melindungi tubuh dari kanser kulit adalah dengan menutupi kulit. Salah satunya dengan berjilbab. Karena dengan berjilbab, kita melindungi kulit kita dari sinar UV. Melindungi tubuh bukan dengan memakai kerudung gaul dan baju ketat. Kenapa? Karena hal itu percuma saja. Karena sinar UV masih bisa menembus pakaian yang ketat apalagi pakaian transparan. Berjilbab disini haruslah sesuai kriteria jilbab.
  • Memperlambat gejala penuaan
Penuaan adalah proses alamiah yang sudah pasti dialami oleh semua orang yaitu lambatnya proses pertumbuhan dan pembelahan sel-sel dalam tubuh. Gejala-gejala penuaan antara lain adalah rambut memutih, kulit keriput, dan lain-lain.
Penyebab utama gejala penuaan adalah sinar matahari. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin Dyang berperan penting terhadap kesehatan kulit. Namun, secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahari merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaklah jaringan kolagen dan elastin. Jaringan kolagen dan elastin berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.
Krim-krim pelindung kulit pun tidak mampu melindungi kulit secara total dari sinar matahari. Sehingga dianjurkan untuk melindungi tubuh dengan jilbab.
Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslimah. Dan jilbab pun memiliki manfaat. Ternyata tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun banyak juga manfaat duniawinya. Jilbab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit k4nker dan proses penuaan.
Ternyata jilbab tak sekedar membawa manfaat ukhrawi tetapi banyak juga manfaatduniawinya.
Hijab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.

Sumber: dari fan page media kesehatan
Share:

Fans Page