Selamat Hari Jadi Om Jay

Gawai berdering dengan nada khusus, pertanda notifikasi WhatsApp ada yang masuk. Dengan rasa penasaran saya buka aplikasi yang sering dipakai untuk mengirim pesan baik teks maupun gambar. Benar saja, satu pesan masuk dari group Belajar Menulis Gelombang 18. Walau kegiatan belajar menulis sudah lama selesai, tapi saya masih tetap setia menjadi penunggu group yang sedikit banyak memberikan pengetahuan menulis melalui Belajar Menulisnya.

Bapak Wijaya Kusumah atau yang lebih akrab disapa Om Jay memberikan pengumuman melalui links Guru Penggerak, yaitu lomba blog. Lomba menulis blog ini agak unik, biasanya lomba menulis blog mengangkat tema yang lebih bersifat universal, misal masalah pendidikan, bisnis, wisata dan lain-lain. Tapi kali ini Om Jay mengadakan lomba blog dalam rangka "Hari pernikahan Om Jay yang ke 24 pada tanggal 08 Maret 2022."

Sahabat penulis, saya rasa sudah tidak asing lagi dengan sosok Om Jay, beliau merupakan Guru Blogger Nasional yang sudah tidak diragukan lagi kualitas dan kuantitas tulisannya. Ratusan judul tulisan tersebar di dunia maya, baik di Blogspot, Wordpress, Kompasiana dan juga dalam bentuk fisik yaitu buku.

Sebagai seorang pendidik, tentunya Om Jay sudah banyak makan asam garam dalam mengabdikan hidupnya. Demikian juga sebagai seorang bapak dan kepala rumah tangga, Om Jay juga patut menjadi suri tauladan. Usia 24 tahun pernikahan bukanlah waktu yang pendek. Dengan segala kelebihan dan kekurangan, Om Jay bersama ibu Siti Rokayah mampu mengarungi lika-liku bahtera yang berlayar di tengah samudra kehidupan.

Yang patut kita petik dari keberhasilan Om Jay adalah bahwa "Rumahku Adalah Surgaku" kalimat sederhana yang jika diamalkan akan mempengaruhi kehidupan. Surga merupakan tempat terindah, tempat dimana kebahagiaan akan selalu tertanam dalam hati tiap manusia. Jika rumah kita adalah surga bagi kita maka kebahagiaanlah yang akan kita ambil hikmah dari kalimat tersebut. 

Apapun masalah kita di kantor, jika sudah di rumah tinggalkan segala persoalan dan permasalahan di tempat kerja, maka ketenteraman hati yang akan kita rasakan, itulah kira-kira yang saya tangkap dari tulisan-tulisan Om Jay di berbagai konten blognya.

Sebagai pendidik yang berhasil dilingkungan sekolah, sebagai guru bagi putri dan keluarga ada pada sosok Om Jay. Dari berbagai konten tulisan di berbagai blognya, banyak yang perlu kita ambil sari patinya. Hikmah dari tulisan yang disajikan maupun pesan-pesan yang tersirat melalui artikel yang dimuat di berbagai blog yang dikelolanya.

Salah satu blog pribadi dari Om Jay adalah dengan domain https://wijayalabs.com. Di blog tersebut Om Jay lengkap bertutur tentang semua pengalaman diri mulai dari pendidik, sosial, pribadi dan lain-lain. Super lengkap apa yang disampaikan oleh Om Jay. Sebenarnya bukan hanya satu itu saja blog di mana Om Jay menulis, tapi di blog dengan domain khusus tersebut inti sari dari tulisan-tulisan Om Jay yang bertebaran di bwrbagai platform blog yang dikelolanya.

Sebelum saya akhiri tulisan ini, saya sampaikan satu hal yang mungkin bermanfaat bagi sahabat penulis semua atau yang kebetulan singgah di blog saya yang masih amburadul jika disanding dengan blog sahabat. Bahwa sosok Om Jay sebagai Guru Blogger dan sebagai Nahkoda dalam bahtera keluarga cerminan dari keberhasilan dalam membawa diri. Dimana sebagai pendidik dan sebagai kepala rumah tangga yang berhasil menggapai kebersamaan bersama ibu Siti Rokayah. 

Jalinan kebersamaan yang tulus dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing yang saling mengisi kekosongan. Mampu membawa keluarga kecil mengarungi badai dan taupan yang kadang menerpa. Yang akhirnya bisa berlabuh tetap dalam kebersamaan.

Semoga Om Jay beserta keluarga selalu mendapat kebahagiaan sampai pada akhirnya nanti.


Sampit, 14 Maret 2022

BAGUS SUGIARTO

Share:

Nikmatnya Nasi Jagung

Dulu waktu masih duduk di bangku Sekolah Dasar, pak guru yang notabene bapak, pernah memberi pelajaran tentang makanan pokok. Entah mata pelajaran apa yang bapak sampaikan. Karena waktu itu yang teringat hanya nama-nama makanan pokok penduduk Indonesia. Salah satunya adalah makanan pokok orang Madura adalah jagung.


Setelah beberapa waktu, ternyata makanan pokok orang Madura masuk ada di ulangan. Jadi sejak itu terpikir dalam memori bahwa makanan pokok orang Madura adalah jagung.

Dengan berjalannya waktu, sampailah pada pengembaraan dimana pernah bermukim di pulau garam Madura. Jadi teringat pada pelajaran di masa SD, bahwa makanan pokok orang Madura adalah jagung. Pada kenyataannya bahwa makanan pokok yang dimakan adalah nasi. Hanya nasi tersebut dicampur dengan jagung. Jadilah nasi jagung. Jadi bukan 100 % jagung semua. Itupun tidak semua penduduk Madura yang mengkonsumsi nasi jagung.  

Bicara tentang nasi jagung, ada kesan tersendiri yang pernah dialami. Pertama makan nasi jagung terasa ada yang aneh. Tapi lama kelamaan seperti ada cita rasa tersendiri jika makan nasi jagung dengan sayur khas meronggi nya.

Seperti pada hari ini, Selasa 01 03 2022 ada yang mengantar nasi jagung khas Madura ke rumah. 

"Mau nasi jagung?" tanya istri.

"Mau... mau..."

Jadilah menu makan siang dengan nasi jagung dengan sayur meronggi (kelor) dengan lauk ikan sambal.

Serasa ada di waktu beberapa tahun silam dimana masih bermukim di pulau garam Madura...
Share:

Fans Page