Galeri Pelepasan SDN4 MB HULU Sampit

Berikut foto-foto / pelepasan siswa-siswi SDN 4 MB HULU tahun 2015.


Semoga memori terindah tak akan terlupakan. (goes)
Share:

Inilah Rahasia Jual Pulsa Listrik

Dengan meningkatnya pengguna meteran listrik sistem token, semakin banyak pula pelanggan yang memerlukan token listrik (baca pulsa listrik) untuk menjaga agar aliran listrik ke rumah tatap nyala.

Karena dengan menggunakan meteran sistem token, pelanggan sendirilah yang bisa menentukan besar kecilnya pemakaian yang tentu saja mempengaruhi cepat atau lambatnya pulsa listrik yang digunakan. Keuntungan lainnya adalah pelanggan tidak akan kuatir dengan kesalahan pencatatan meter pada stand akhir pemakaian. 


Dari kasus tersebut diatas bisa dibaca, peluang usaha untuk berjualan token atau pulsa listrik sangat menjanjikan.Seperti halnya pulsa HP, untuk berjualan pulsa listrik sekarang tidak seribet pada awal adanya meteran sistem token, yaitu harus menyediakan seperangkat computer.

Hanya bermodalkan HP jadul sekalipun sekarag bisa berjualan.

Salah satu perusahaan yang sudah terpercaya memberi kemudahan pelanggan yang ingin membuka kios / loket penjualan pulsa. Hanya dengan satu server otomatis bisa berjualan:
  1. Pulsa Listrik
  2. Pulsa Hand Phone
  3. Pulsa Data
  4. Voucher Game Oline
  5. PPOB dll
Raih kesempatan peluang diatas, siapa cepat duluan yang beruntung.

Untuk cara mendaftar atau keterangan lain – lain silahkan untuk mengunjui situs resminya di : http://www.istanacell.com 


Share:

Karakter Orang Banyumas

Karakter orang Banyumas merupakan bidang kajian sejarah mentalitas yang secara luas menjadi bagian sejarah intelektual. Sejarah intelektual berkaitan dengan fakta mental yang menyangkut semua fakta yang terjadi pada jiwa, pikiran, atau kesadaran manusia.

Fakta tersebut bersumber pada ekspresi yang terjadi dalam mental orang. Mentalitas sebagai suatu kompleksitas sifat-sifat sekelompok manusia menonjolkan karakter tertentu yang diwujudkan pada sikap atau gaya hidup tertentu. Pemahaman terhadap karakter masyarakat atau tokoh tertentu harus dilihat dari konteks budaya yang melatarbelakanginya karena karakter pada hakikatnya adalah identitas dari suatu masyarakat yang lazim berkaitan dengan kepribadian, misalnya bujuk Mataram, umuk Sala, gertak blakasuta Banyumas. 


Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakteristik orang-orang Banyumas yang terdapat pada teks-teks babad yang berasal dari Banyumas atau dari luar. Di samping itu, pepatah-pepatah atau tradisi yang tampak pada masyarakat Banyumas juga dijadikan sumber.

Dari hasil penelitian yang ditulis oleh Sugeng Priyadi (dosen program studi sejarah FKIP, Universitas Muhamadiyah Purwokwrto) dalam bukunya menjelaskan.

Bahwa beberapa karakter orang banyumas adalah:

Mencari kejayaan dan keemasan

Banyumas adalah daerah tujuan baru untuk mencapai zaman kejayaan atau zaman keemasan kembali trah Wirasaba. Hal itu bisa dijelaskan bahwa perputaran kosmos sama halnya dengan siklus caturyuga. Jatuhnya Wirasaba yang disebabkan oleh Toyareka adalah zaman kehancuran atau Kaliyuga dan Warga Utama II adalah pembangun kembali Wirasaba yang telah hancur itu sehingga akan muncul zaman Kertayuga. Kertayuga adalah zaman yang serba makmur dan adil. Di situ, tidak ada kejahatan sama sekali. Kehidupan rakyat tata, titi, tentrem, tur kerta raharja.

Prinsip kehidupan zaman Kertayuga inilah yang dituju oleh pendiri Banyumas. Dengan demikian, Toyareka adalah simbol zaman kehancuran, sedangkan Banyumas merupakan simbol zaman kejayaan atau zaman keemasan. Di sini, kiranya juga ada prinsip hijrah yang diyakini oleh manusia Banyumas sebagai pembuka pintu kejayaan yang akan ditemukan di tempat lain.

Suka memberontak

Sejarah Banyumas mengindikasikan bahwa dari Banyumas selalu lahir para pemberontak. Jadi, orang Banyumas pada hakikatnya suka memberontak atau dengan kata lain memiliki kekritisan kepada pihak penguasa.

Babad Tanah Jawi mencatat paling tidak ada empat orang pemberontak dari Banyumas, yaitu Saradenta-Saradenti, Raja Namrud, dan Ki Bocor. Serat Babad Kaliwungu atau Syair Perang Kaliwungu mengunggulkan Secayuda atau Raja Darap Maolana Mahribi atau Abdul Kadir, sedangkan Babad Kebumen atau Babad Arumbinangan menggambarkan dua orang bersaudara yang menjadi pemberontak dari Gunung Slamet yang bernama Damarmaya dan Mayadarma. Di Jawa Barat, ada seorang tokoh yang bernama Dipati Ukur yang oleh orang Sunda dianggap sebagai pahlawannya yang memberontak kepada raja Mataram. Namun, anehnya lagi, Dipati Ukur menurut naskah Sunda juga dikatakan sebagai keturunan orang-orang Banyumas dari kerajaan Jambu Karang. Lebih aneh lagi, Kyai Wirakusuma, putra Ki Ageng Gumelem, yang berjasa memadamkan pemberontakan Dipati Ukur juga balik melawan Mataram. Kyai Wirakusuma merasa tidak puas karena jasanya itu tidak dihargai secara layak. Keberanian Wirakusuma itu harus ditebus dengan hukuman mati.

Manusia Banyumas menjadi pemberontak karena mereka hidup di luar lingkaran patron, baik Jawa maupun Sunda. Maka dari itu, budaya manusia Banyumas adalah budaya marginal atau budaya tanggung. Artinya, kejawaan atau kesundaannya tidak mendalam. Bahasa Jawa dan Sunda sebagai salah satu unsur budaya telah mengalami pergeseran. Kedua bahasa itu mengenal tingkatan atau strata. Di lain pihak, bahasa dialek Banyumasan masih bertahan dalam kekunaannya. Orang Banyumas yang merasa keturunan raja Majapahit mempertahankan bahasa Jawa Pertengahan dari hegemoni bahasa dari dinasti Mataram Islam. Hal itu terbukti pada masyarakat Banyumas di pedesaan yang belum terkonta-minasi bahasa baku.

Bahasa Jawa Pertengahan berkembang dari masa akhir Majapahit tidak mengenal strata bahasa sehingga bahasa tersebut lebih egaliterian daripada bahasa Jawa baku. Bahasa Jawa Pertengahan merupakan nenek-moyang bahasa dialek Banyumasan yang dikenal sekarang. Manusia marginal biasanya hidup di dalam kebebasan budaya. Ekspresi budaya marginal sifatnya lebih khas, lebih bebas, apa adanya, kasar, dan terkesan urakan. Dilihat dari sisi keraton, budaya marginal adalah budaya yang kasar sehingga apabila diadopsi oleh keraton, maka budaya itu harus ada penghalusan dan pengemasan agar terkesan adiluhung dan lebih bergengsi.

Budaya marginal adalah fitrah bagi masyarakat Banyumas yanag selalu kritis dan mampu serta mau memberikan penilaian lain terhadap penguasa, baik di tingkat pusat maupun lokal.

Sering konflik

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa dalam masyarakat Banyumas ditemukan banyaknya konflik antarkelompok atau antarkeluarga yang wilayahnya bisa antardesa di dalam satu kecamatan, antardesa yang berasal dari dua kecamatan yang berbeda, antardesa yang berada didua kabupaten. Wilayah konflik itu kemungkinan dahulu tidak dipisahkan secara administratif politik seperti sekarang. Realitas tersebut amat mencolok, terutama pada masyarakat Banyumas yang tinggal di seelah utara atau barat Sungai Serayu.

Sebab-sebab munculnya konflik bermacam-macam, entah masalah perkawinan, entah adu kesaktian, entah tuduhan kepada pihak lain melakukan kecurangan, entah kasus pembunuhan, entah fitnah, entah curiga, entah persaingan keluarga, atau tenung, dll.

Suka bekerja keras

Ada anggapan bahwa generasi tua merasa lebih berpengalaman bila dibandingkan dengan generasi muda. Seringkali, orang-orang tua member contoh pengalaman hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan keprihatinan sehingga kehidupan mereka jauh lebih baik dan berarti di masa kini. Mereka meluncurkan suatu ungkapan yang umum kita dengar, yakni sikil nggo endhas, endhas nggo sikil. Ungkapan tersebut merupakan symbol kerja keras manusia Banyumas dalam segala tantangan kehidupan. Di situ, ada dua anggota tubuh manusia yang dipakai sebagai simbol, yaitu kaki dan kepala. masyarakat egaliter,

Bagi orang Banyumas, seseorang jauh lebih dihargai dalam pergaulan sehari-hari apabila ia menegur lawan bicara dengan menyebut namanya. Orang Banyumas kadang-kadang tidak memperhatikan sebutan yang erat dengan status sosial. Asalkan ia mengenal dengan baik nama orang itu, maka ia berperilaku penuh dengan keakraban. Hal itu tampak dalam kehidupan sehari-hari. Orang menyebut dengan inyong untuk dirinya sendiri dan ko, kono, dan kowe, atau rika untuk orang lain. Kampanye bahasa Jawa baku memang diintensifkan oleh raja-raja Jawa Tengah selatan terhadap kalangan elite tradisional.

Orang-orang bebas

Jika kita mengamati kehidupan orang-orang Banyumas, maka tampaklah bahwa mereka adalah orang-orang bebas dalam kehidupan yang sesungguhnya. Kebebasan yang tercermin dalam pergaulan sehari-hari, misalnya mereka berbicara cowag yang kesannya seperti orang-orang yang sedang bertengkar. Kesan itu timbul pada orang-orang luar yang baru datang ke daerah Banyumas sehingga mereka sering terkecoh. Padahal, pembicaraan seperti itu merupakan suatu hal yang sangat biasa. Berbicara dengan nada cowag tadi memang salah satu ciri khas orang Banyumas. Nada lemah-lembut dalam percakapan bahasa Jawa baku tidak bisa terjiwai oleh masyarakat Banyumas. Agaknya fitrah kecowagan manusia Banyumas telah ada sejak ratusan tahun yang lalu setua dengan terciptanya komunitas Banyumas. Memang hal itu tidak dapat dilepaskan dengan bahasa ibu mereka yang cenderung reyang. Agaknya bahasa dialek Banyumasan yang diwariskan nenek-moyang mereka sangat akrab dengan pola kecowagan orang Banyumas.

Orang-orang vulgar

Rupanya orang Banyumas termasuk orang-orang yang suka blagblagan. Artinya, mereka sangat terbuka dalam membicarakan segala sesuatu.

Budaya afirmatif dan budaya kritis

Orang Banyumas ternyata memiliki dua kutub karakter yang bertolak belakang. Di satu sisi, orang cenderung afirmatif terhadap pihak penguasa dan di sisi lain sangat kritis

Kesimpulan

Nama Banyumas menunjukkan kepada suatu karakter manusia Banyumas yang selalu berusaha mencapai kejayaan atau meraih masa keemasan. Prinsip hijrah amat mendukung upaya tersebut. Di samping itu, karakter lain yang menonjol adalah suka memberontak terhadap para penguasa dan juga sering konflik di antara mereka sendiri sehingga muncul daerah-daerah pantangan nikah di Banyumas. Masyarakat Banyumas dengan bersendikan bahasa dialek Banyumasan telah membangun budaya egaliter, yaitu mengakui kesepadanan antara anggota warganya.

Hal itu berpengaruh pada cara bicara orang Banyumas yang terlalu bebas sehingga kesan yang tampak adalah orang Banyumas itu kasar. Kebebasan tadi agaknya juga terkait dengan kevulgaran orang Banyumas dalam membicarakan masalah seks. Hal lain yang menarik dari manusia Banyumas adalah munculnya budaya afirmatif dan budaya kritis. Kedua budaya tersebut secara langsung melahirkan budaya kambing hitam yang tidak mungkin dihapuskan dalam penulisan sejarah. (goes)


Share:

Aplikasi Pengolah Kata

Pengertian aplikasi pengolaH kata atau (word processor) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menghasilkan dokumen siap cetak. Program aplikasi komputer ini dapat membantu kegiatan penulisan dokumen. Pengguna aplikasi pegolah kata dapat membuat, menyunting, memformat, mencetak dan mencetak dokumen yang dibuat pada aplikasi tersebut. 

 
 

Jenis-jenis Aplikasi pengolah kata
  1. Microsoft Word&nbsp

    Microsoft Word atau yang sering disingkat dengan MS Word merupakan program aplikasi pengolah kata yang sangat populer. Aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan perangkat lunak terbesar didunia yaitu, Microsoft Corporation. Microsoft Word berada dalam satu paket Microsoft Office. Pada paket tersebut terdapat juga program pengolah kata lainnya seperti, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint.

  2. Open Office Writer

    Open Office Writer merupakan aplikasi pengolah yang diproduksi oleh Sun Microsystems, didistribusikan bersama paket aplikasi perkantoran OpenOffice. Selain pengolah kata Writer, dalam dalam paket aplikasi tersebutterdapat aplikasi Calc (pengolah angka), Impress (pengolah presentasi), Base (pengolah basis data), dan drawing (pengolah gambar). Paket aplikasi OpenOffice mempunyai kemampuan hamper sama dengan Microsoft office.

    Kelebihan dibanding dengan Microsoft Office sebagai berikut:

    • Gratis, sehingga dapat digunakan tanpa harus membayar license
    • File yang dihasilkan tidak mudah terserang virus 
    • Dapat digunakan untuk membuka dan mengedit document yang diolahmelalui Microsoft word
    • Kode sumbernya bersifat open source (terbuka)
    • Fasilitasnya terus dikembangkan oleh komunitas open source diseluruh dunia

  3. StarOffice Writer

    StarOffice merupakan aplikasi pengolah kata yang merupakan bagian dari paket aplikasi StarOffice. Pengolah kata ini dapat berjalan pada berbagai system operasi termasuk Windows, Solaris, dan Unix. StarOffice juga memiliki fitur word completion mechanismyang dapat digunakan untuk melengkapisebuah kata sebelum kata itu selesai diketik seluruhnya. Tetapi aplikasi ini tidak dilengkapi dengan mode tampilan Normal View dan fasilitas pengecekan tata bahasa (grammar checker).

  4. Lotus Word Pro

    Lotus Word Pro merupakan pengolah kata buatan Lotus Software milik IBM. Pengolah kata ini merupakan bagian dari paket aplikasi Lotus SmartSuite. Lotus Word Pro dirancang untuk berjalan pada sistim operasi Microsoft Windows dan IBM OS/2 Warp. Lotus Word Pro dapat untuk mengedit dokumen yang diolah dengan Microsoft Word, demikian juga sebaliknya.

  5.  Corel WordPerfect

    Corel WordPerfect adalah pengolah kata yang merupakan bagian dari paketaplikasi WordPerfect Office. Pengolah kata ini dapat digunakan pada system operasi Windows. Dokumenyang dibuat memiliki extensi wpd. Seperti halnya pengolah kata lainnya WrdPerfect dapat digunakan untuk membuka dan mengedit dokumen yang dibuat menggunakan Microsoft Word. Kelebihan dari Corel WordPerfect terletak pada tampilan dan kemempuannya yang mirip dengan Microsoft Word, sementara harganya lebih murah. Akan tetapi pengolah kata ini membutuhkan perangkat keras dengan kemampuan tinggi sehingga peengguna tidak sebanyak Microsoft Word.

  6. Apple iWork Pages

    Apple iWork merupakan paket aplikasi perkantoran yang dibuat Apple Corporation untuk system oparasi Mac OS X. Didalam paket aplikasi ini terdapat pengolah kata pages. Pagesdapat digunakan untuk membuka dan mengedit dokumen yang dibuat dengan menggunakan Microsoft Word. Dan juga dapat membuka dokumen dengan format doc, rtf, dan txt. Apple iWork ini juga dapat mengeksport dokumen ke format doc dan pdf.

  7. WordPad

    WordPad ini merupakan aplikasi pengolah kata sederhana buatan Microsoft Corporation. Aplikasi ini didistribusikan bersama dengan system operasi Windows. WordPad ini otomatis terpasang pada system computer ketika seseorang menginstalsistim operasi Windows. Dokumen yang dibuat aplikasi WordPad ini menghasilkan format rtf,namun demikian aplikasi ini mampu mengenali beberapa tipe document dari aplikasi lain seperti format txt, doc, dan wri.(goes)

Share:

Asal Usul Tulisan Jawa | Ajisaka

Tulisan jawa memang sudah melegenda tidak saja di pulau jawa, tapi di luar jawa juga tulisan tersebut sangat terkenal. Tapi tahukah asal usul terciptanya tulisan jawa ?

Meskipun ada beberapa versi namun yang perlu kita ketahui adalah garis besar terciptanya tulisan jawa yang tak terlepas dari kisah Aji Saka.

Berikut ceritanya secara singkat:

Pada zaman dahulu kala hidup seorang kesatria bernama Aji Saka. Dia seorang tampan dan memiliki ilmu pengetahuan dan juga kanuragan yang sangat mumpuni. Aji Saka memiliki dua orang abdi atau pengikut bernama Dora dan Sembada. Mereka berdua setia menemani Aji Saka.

Suatu hari, Aji Saka ingin pergi berkelana menyebarkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Kemudian Aji SSaka pun pergi bersama dengan Dora. Sebelum pergi Ajisaka berpesan kepada Sembada untuk menjaga keris pusaka Aji Saka dan membawanya ke Pegunungan Kendeng.

“Sembada! Bawa keris pusaka ini ke Pegunungan Kendeng. Jagalah keris ini baik-baik dan jangan serahkan kepada orang lain sampai aku datang kembali untuk mengambilnya!” Aji Saka berpesan kepada Sembada.

“Baik, Tuan! Saya berjanji akan menjaga keris pusaka ini dan tidak akan memberikan kepada siapapun!”jawab Sembada.

Pada waktu itu di Jawa ada negeri yang terkenal makmur, aman, dan damai, yang bernama Negeri Medang Kamulan. Negeri itu dipimpin oleh Prabu Dewata Cengkar, seorang raja yang berbudi luhur dan bijaksana. Ia selalu memberikan yang terbaik untuk rakyatnya. Sehingga Negeri Medang Kamulan sejahtera. Namun semuanya berubah bermula ketika sang juru masak kerajaan teriris jarinya saat memasak. Sehingga potongan kulit dan darahnya pun masuk ke dalam sup yang akan disuguhkan kepada Sang Raja. Kemudian ia pun menyajikan masakannya kepada Prabu Dewata Cengkar. Prabu Dewata Cengkar langsung melahap habis sup tersebut ia merasa sup yang disajikan sangat lezat, kemudian ia mengutus patihnya yaitu Jugul Muda untuk menanyai juru masak kerajaan. Kemudian sang juru masak berkata bahwa ia tidak sengaja teriris jarinya menyebabkan kulit dan darahnya tercampur masuk ke dalam sup yang dihidangkan untuk Prabu Dewata Cengkar.

Setelah kejadian itu Prabu Dewata Cengkar memerintahkan kepada patihnya untuk menyiapkan seorang rakyatnya untuk disantap setiap harinya. Sejak itulah sang Prabu menjadi senang makan daging dan darah manusia dan sifatnya pun berubah menjadi bengis, jahat dan senang melihat orang menderita. Negeri Medang Kamulan pun perlahan berubah menjadi negeri yang sepi karena satu per satu rakyatnya disantap oleh rajanya, namun ada juga rakyat yang pergi mengungsi ke daerah lain.

Ajisaka bersama Dora saat itu tiba di Hutan yang sangat lebat. Ketika akan melintasi hutan tersebut, tiba-tiba Aji Saka melihat serombongan orang berduyun-duyun.

“Maaf, Pak! Kalau boleh kami tahu, Bapak dari mana dan kenapa berada di tengah hutan ini?” tanya Aji Saka.

Lelaki paruh baya yang mewakili rombongan pengungsi tersebut itu pun bercerita bahwa dia adalah pengungsi dari Negeri Medang Kamulan. Ia mengungsi karena raja di negerinya yang bernama Prabu Dewata Cengkar setiap hari mengincar rakyatnya untuk di hidangkan. Karena takut menjadi mangsa sang Raja, lelaki itu kabur dari negeri itu.

Aji Saka dan Dora tersentak kaget mendengar cerita laki-laki tua yang baru saja ditolongnya itu.

“Bagaimana itu bisa terjadi, Pak?” tanya Aji Saka dengan heran.

“Begini, Tuan! Kegemaran Prabu Dewata Cengkar memakan daging manusia bermula ketika seorang juru masak istana teriris jarinya, lalu potongan kulit jari dan darahnya itu masuk ke dalam sup yang disajikan untuk sang Prabu. Rupanya, beliau sangat menyukainya. Sejak itulah sang Prabu menjadi senang makan daging manusia dan sifatnya pun berubah menjadi bengis,” jelas lelaki itu.

Mendengar pejelasan itu, Aji Saka dan abdinya memutuskan untuk pergi ke Negeri Medang Kamulan. Ia ingin menolong rakyat Medang Kamulan dari kebengisan Prabu Dewata Cengkar. Setelah sehari semalam berjalan keluar masuk hutan, menyebarangi sungai, serta menaiki dan menuruni bukit, akhirnya mereka sampai di Kerajaan Medang Kamulan. Ajisaka pun melihat keadaan negeri Medang Kamulan yang sunyi dan menyeramkan itu. Semua penduduk pergi meninggalkan negeri itu.

“Apa yang harus kita lakukan, Tuan?” tanya Dora.

“Kamu tunggu di luar saja! Biarlah aku sendiri yang masuk ke istana menemui Raja bengis itu,” jawab Aji Saka dengan tegas.

Dengan gagahnya, Aji Saka berjalan menuju ke istana. Suasana di sekitar istana tampak sepi. Hanya ada beberapa orang pengawal yang sedang mondar-mandir di depan pintu gerbang istana.

“Berhenti, Anak Muda!” cegat seorang pengawal ketika Aji Saka berada di depan pintu gerbang istana.

“Kamu siap dan apa tujuanmu kemari?” tanya pengawal itu.

“Saya Aji Saka dari Medang Kawit ingin bertemu dengan sang Prabu,” jawab Aji Saka.

“Hai, Anak Muda! Apakah kamu tidak takut dimangsa sang Prabu?” sahut seorang pengawal yang lain.

“Ketahuilah, Tuan-Tuan! Tujuan saya kemari memang untuk menyerahkan diri saya kepada sang Prabu untuk dimangsa,” jawab Aji Saka.

Para pengawal istana terkejut mendengar jawaban Aji Saka. Tanpa banyak tanya, mereka pun mengizinkan Aji Saka masuk ke dalam istana. Saat berada di dalam istana, ia mendapati Prabu Dewata Cengkar sedang murka, karena Patih Jugul tidak membawa mangsa untuknya. Tanpa rasa takut sedikit pun, ia langsung menghadap kepada sang Prabu dan menyerahkan diri untuk dimangsa.

“Ampun, Gusti Prabu! Hamba Aji Saka. Jika Baginda berkenan, hamba siap menjadi santapan Baginda hari ini,” kata Aji Saka.

Betapa senangnya hati sang Prabu mendapat tawaran makanan. Dengan tidak sabar, ia segera memerintahkan Patih Jugul untuk menangkap dan memotong-motong tubuh Aji Saka untuk dimasak. Ketika Patih Jugul akan menangkapnya, Aji Saka mundur selangkah, lalu berkata:

“Ampun, Gusti! Sebelum ditangkap, Hamba ada satu permintaan. Hamba mohon imbalan sebidang tanah seluas serban hamba ini,” pinta Aji Saka sambil menunjukkan sorban yang dikenakannya.

Permintaan itu dikabulkan oleh Sang Prabu. Ajisaka kemudian meminta Prabu Dewata Cengkar menarik salah satu ujung sorbannya. Ajaibnya, sorban itu setiap diulur, terus memanjang dan meluas hingga meliputi seluruh wilayah Kerajaan Medang Kamulan. Karena saking senangnya mendapat mangsa yang masih muda dan segar, sang Prabu terus mengulur serban itu sampai di pantai Laut Selatan. Kemudian Ajisaka mengibaska sorban tersebut, hal ini membuat Prabu Dewatacengkar terlempar ke laut. Wujud Prabu Dewata Cengkar lalu berubah menjadi buaya putih.

Mengetahui kabar tersebut, seluruh rakyat Medang Kamulan kembali dari tempat pengungsian mereka. Aji Saka kemudian dinobatkan menjadi Raja Medang Kamulan menggantikan Prabu Dewata Cengkar dengan gelar Prabu Anom Aji Saka. Ia memimpin Kerajaan Medang Kamulan dengan arif dan bijaksana, sehingga keadaan seluruh rakyatnya pun kembali hidup tenang, aman, makmur, dan sentausa.

Setelah beberapa hari, Ajisaka menyuruh Dora pergi ke Pulau Majethi untuk ngambil keris pusaka yang dijaga oleh Sembada.

“Dora! Pergilah ke Pegunungan Kendeng untuk mengambil keris pusakaku. Katakan kepada Sembada bahwa aku yang menyuruhmu,” kata Ajisaka.

“Baik Tuan!” jawab Dora seraya memohon diri.

Setelah berhari-hari berjalan, sampailah Dora di Pegunungan Gendeng. Ketika kedua sahabat tersebut bertemu, mereka saling rangkul untuk melepas rasa rindu. Setelah itu, Dora pun menyampaikan maksud kedatangannya kepada Sembada.

“Sembada, sahabatku! Kini Tuan Ajisaka telah menjadi raja Negeri Medang Kamulan. Beliau mengutusku kemari untuk mengambil keris pusakanya untuk dibawa ke istana,” ungkap Dora.

“Tidak, sabahatku! Tuan Ajisaka berpesan kepadaku bahwa keris ini tidak boleh diberikan kepada siapa pun, kecuali beliau sendiri yang datang mengambilnya,” kata Sembada dengan tegas.

Sembada yang patuh pada pesan Ajisaka tidak memberikan keris pusaka itu ke Dora. Dora tetap memaksa agar pusaka itu segera diserahkan. Akhirnya keduanya bertarung tanpa ada yang mau mengalah. Mereka bersikeras mempertahankan tanggungjawab masing-masing dari Aji Saka. Mereka bertekad lebih baik mati daripada mengkhianati perintah tuannya. Akhirnya, terjadilah pertarungan sengit antara kedua orang bersahabat tersebut. Namun karena mereka memiliki ilmu yang sama kuat dan tangguhnya, sehingga mereka pun mati bersama.

Sementara itu, Aji Saka sudah mulai gelisah menunggu kedatangan Dora dari Pegunung Gendeng.

“Apa yang terjadi dengan Dora? Kenapa sampai saat ini dia belum juga kembali?” gumam Aji Saka.

Sudah dua hari Aji Saka menunggu, namun Dora tak kunjung tiba. Akhirnya, ia memutuskan untuk menyusul ke Pegunungan Gendeng seorang diri. Betapa terkejutnya ia saat tiba di sana. Ia mendapati kedua pengikut setianya Dora dan Sembada telah tewas. Mereka tewas karena ingin membuktikan kesetiaannya kepada tuan mereka. Untuk mengenang kesetiaan kedua abdinya tersebut, Aji Saka menciptakan aksara Jawa atau dikenal dengan istilah Dhentawyanjana yang bunyinya :

(goes)

Share:

Galeri Hari Anak Nasional Kotawaringin Timur

Berikut galeri Hari Anak Nasional kabupaten Kotawaringin Timur yang diadakan di halaman Kodim 1015.











(goes)

Share:

Perawatan Komputer Ringan

Masalah adalah bagian dari hidup. Sebagai orang komputer, tentu masalah computer akan selalu timbul ketika kita bercanda dan bergaul dengan komputer. Melakukan kesalahan pengoperasian adalah sesuatu yang biasa. Ini bisa terjadi karena kurangnya pelatihan, pengetahuan dan pengenalan terhadap komputer. Kata pepatah, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Dengan perawatan preventive, kita bisa menekan permasalahan yang akan muncul seminal mungkin. Perawatan secara teratur akan mengurangi beberapa permasalahan seperti crash system, kehilangan data bahkan sampai kerusakan komponen sehingga system komputer kita berumur lebih panjang. Pada beberapa kasus, kita memperbaiki sistem yang rusak karena tidak adanya perawatan preventive yang dilakukan. Dalam dunia bisnis, perawatan ini akan menambah nilai jual komputer Anda karena sistemnya masih berjalan dengan baik. 


Nah, membiasakan perawatan secara preventive menjadi sangat penting bagi Anda yang terbiasa menggunakan dan mengelola PC. Perawatan pada PC hendaknya dilakukan secara berkala, dengan melihat datadata pada kartu perawatan. Sehingga kita tahu kondisi, keadaan, dan sesuatu hal dengan PC kita.

Peralatan

Untungnya, dengan sedikit upaya dan tool yang tepat, pemeliharaan dan perbaikan PC menjadi mudah untuk kebanyakan orang. Dan mendapatkan tool yang tepat tidak harus dibayar dengan tangan dan kaki; beberapa sudah Anda miliki, dan lainnya murah. Inilah tool yang kami rekomendasikan agar Anda miliki.

    a. Obeng: Anda hanya butuh dua obeng kecil: satu dengan kepala pipih standar, dan yan satu lagi dengan kepala kembang. Biasanya kurang dari enam inci panjangnya dan pastikan semuanya tidak bermagnet. 
     b. Penjepit: Penjepit mungil dengan cengkeraman yang bagus tak ternilai harganya untuk memasang dan melepas jumper dan untuk mendapatkan kembali sekrup yang hilang. Penjepit dengan ujung datar lebih berguna dibanding yang ujung runcing. 
     c. Senter: Bahkan di ruangan yang terang-benderang, bisa saja sulit melihat kabelkabel kecil dan konektor di bagian dalam casing PC Anda. 
    d. Wadah komponen: Wadah kecil lebih disukai yang berpenutup penting untuk menyimpan sekrup dan jumper. Cangkir plastik atau botol obat lama sudah memadai. 
    e. Tang berujung runcing: Tang kecil berujung runcing berguna untuk merenggut bagian-bagian dan menekuk kawat dan potongan logam. 
     f. Botol semprot: Jaga agar saluran ventilasi dan interior PC bebas debu untuk mencegah kelebihan panas. Sejauh ini botol semprot merupakan cara termudah untuk melakukannya. Botol semprot tersedia di banyak toko komputer dan elektronik dengan harga kurang dari US$ 10. 
    g. Peranti gelang antistatik: Satu sentakan listrik statik yang bergerak antara tubuh Anda dan PC dapat memanggang sirkuit mesin. Bila Anda menambah atau melepas hardware, atau melakukan pekerjaan apa pun di bagian dalam casing PC, kenakan peranti gelang antistatik. Salah satu ujung terhubung ke pergelangan Anda, dan ujung lainnya terhubung ke tanah. Ini tersedia di toko komputer dan elektronik dengan harga kurang dari US$ 10. 
     h. Pengencang mur dan tool khusus lain: Banyak kit tool komputer mencakupkan merupakan pemerasan habis-habisan terhadap rata-rata pengguna sebab oben dan penjepit sudah mencukupi untuk sebagian besar pekerjaan.


Tahap-tahap melakukan perawatan aktif :

Intensitas melakukan perawatan aktif sangatlah tergantung dari lingkungan dan kwalitas komponen komputer. Bila lingkungan kita kotor dan berdebu, kita harus membersihkan komputer paling tidak tiga kali dalam sebulan. Namun untuk lingkungan kantor normal, pembersihan komputer dapat dilakukan beberapa bulan sekali dalam setahun. Namun jika kita membuka komputer setelah satu tahun ternyata di dalamnya telah penuh debu, ada baiknya kita memperpendek interval pembersihan.

    1. Untuk non Operating System : 
    - Membersihkan debu CPU dan monitor dengan vacuum cleaner
    - Membersihkan keyboard dan mouse 
     - Membersihkan konektor dan kontak pada konektor slot, konektor power supply, konektor keyboard, konektor mouse dan konektor speaker. 
    2. Untuk perawatan Operating System : 
    - Melakukan Back up data dan file-file penting pada waktu yang terjadwal 
    - Melakukan clean up dengan menghapus semua file temporer, seperti: tmp, chk, file-file dari recycle bin, web browser history dan temporary internet files. 
     - Melakukan scandisk ScanDisk: Seperti yang tergambar pada namanya, ScanDisk memeriksa hard disk terhadap fragmen file yang keliru letak dan daerah kerusakan fisik. Periksa hard drive Anda secara teratur dengan ScanDisk. Kenaikan mendadak pada jumlah program yang mengalami error bisa berarti kerusakan hard disk. 
     - Melakukan defragmentasi file Disk Defragmenter: Defragmen hard drive secara teratur untuk menjaganya berjalan lebih cepat dan untuk meningkatkan peluang Anda memulihkan data jika drive tersebut mengalami crash. 
    - Melakukan checking dan updating anti virus


Tahap-tahap melakukan perawatan pasif :

    * Memilih lokasi untuk komputer yang bebas dari polusi udara seperti asap, debu, kotoran dan polusi yang lain. 
    * Memperkecil kemungkinan terjadinya variasi suhu di dalam ruangan. Misalnya, dengan memberi AC atau tidak menempatkan komputer dekat jendela agar komputer tidak terkena sinar matahari secara langsung. 
    * Menyediakan outlet ground dari power yang sudah stabil dan bebas dari gangguan elektris dan interferensi. Hal ini berfungsi menghindari listrik statis. 
     * Bila memungkinkan, jauhkan komputer Anda dari pemancar atau sumber-sumber frekwensi radio.


Ada baiknya juga, pada fase persiapan lokasi instalasi komputer, kita bias memperhatikan beberapa faktor di bawah ini :

    * Sediakan sirkuit (MCB) tersendiri untuk aliran listrik komputer Anda 
    * Sirkuit harus diperiksa dengan baik tentang low resistance ground, tegangan yang memadai, bebas dari interferensi dan bebas dari naik turunnya tegangan. 
    * Sirkuit tiga kabel harus ada. Namun bila tidak, gunakan adapter tambahan ground untuk menyesuaikan penempatan ground pada soket dua kabel 
    * Untuk mengurangi resistansi, hindari pemakaian panjang kabel yang tidak perlu. Permasalahan power low noise akan menambah resistansi sirkuit yang mengikuti ukuran kabel dan panjangnya. 
    * Bila memungkinkan, sediakan power sirkuit terpisah untuk peralatan non computer seperti: AC, coffee maker, mesin copy, laser printer, pemanas ruangan, vacuum cleaner dan peralatan lain.


Yang sifatnya rutin dan wajib dilakukan adalah:

    a. Backup data - membuat cadangan data. 
    b. Update anti-virus Anti-virus HARUS rutin di-update, agar dapat selalu menangkal virus-virus baru yang terus bermunculan setiap hari. Kunjungi secara rutin situs pembuat antivirus yang digunakan. 
     c. Secara fisik membersihkan komputer baik bagian luar maupun dalam casing dari debu dan benda-benda asing lainnya, yang dapat mempengaruhi kinerja dan fungsi perangkat komputer. 
    d. Memastikan sistem pendingin dan sirkulasi udara dalam casing berjalan dengan baik sehingga temperatur komputer bisa terjaga. Untuk komputer yang beroperasi 24 jam nonstop disarankan diletakkan di ruangan yang menggunakan pendingin (AC) 
     e. Defrag sebaiknya tidak terlalu sering dilakukan. Defrag biasanya hanya dilakukan jika proses baca-tulis ke harddisk terasa lambat, akan menginstal program besar, atau akan mengkopikan file ukuran besar ke harddisk. Hard disk saat ini sudah sangat kencang, sehingga data yang terfragmentasi biasanya tidak akan banyak memperlambat. Komputer yang lambat seringkali disebabkan karena hal lain; kekurangan memory, ada virus, dan sebagainya. Lagipula full defrag sangat intensif, sehingga jika sering-sering dilakukan maka akan memperpendek umur hard disk. 
    f. Berhenti menggunakan Microsoft Outlook, maka Anda akan selamat dari berbagai virus yang ada. Gunakan software lainnya seperti Eudora (http://www.eudora.com)atau Pegasus Mail (http://www.pmail.com) g. Antivirus yang pada dasarnya relatif sama, yang penting anda melakukan update secara rutin seperti diterangkan di atas. Selain antivirus komersial tersedia juga antivirus yang gratis dan cukup baik antara lain Grisoft (http://www.grisoft.com) dan Avast! 4 Home (http://www.avast.com).


Perawatan tahunan Komputer dan Jaringan mencakup :

    1. System Back-up Membuat salinan/copy untuk data-data penting perusahaan yang ada pada komputer, dan back-up copy diserahkan ke pelanggan untuk disimpan ditempat yang aman 
    2. System Optimization Defragmentasi data, membuang sampah-sampah yang ada pada komputer, memperbaiki kesalahan setting 
     3. System Rebuild Membangun dan menata ulang kembali sistem yang rusak oleh faktor yang tidak disengaja, supaya sistem dapat bekerja kembali seperti semula 
    4. System Upgrade Menambah fungsi, memperbaharui sistem yang ada sesuai dengan permintaan pelanggan, testing stabilitas untuk hardware dan software sebelum pemasangan 
     5. Training Pelatihan, pengarahan dan konsultasi untuk pemakai supaya dapat mengoperasikan komputer dengan baik dan benar 
     6. Pembersihan Virus Melacak dan membersihkan virus dari komputer dan jaringan) 
    7. System Security Pemasangan dan perubahan password, untuk pengamanan sistem dan data penting perusahaan dari orang luar yang tidak berkepentingan 
    8. Penyelesaian Darurat Meyediakan personil untuk segera bertindak dalam waktu singkat, supaya sistem dapat bekerja kembali seperti semula 
     9. Personil stand-by di lapangan Bila sistem yang berjalan belum stabil, menempatkan personil sebagai support teknis dan pemantauan kerja sitem yang ada sampai semua masalah terselesaikan 
    10. Konsultasi Menyediakan konsultasi, analisa dan saran secara professional untuk segala hal yang berhubungan dengan komputer 
    11. Perawatan Hardware Komputer Merawat hardware komputer, membersihkan komputer, mengurangi kerusakan pada hardware 12. Mengganti barang-barang komsumtif Mengganti tinta printer, mouse, floppy disk yang rusak, dll 

Semoga bermanfaat
Share:

Fans Page