Lawan Hoax Untuk Pemilu 2019

Perhelatan akbar sebentar lagi sampai pada titik puncaknya. Pemilu 2019 yang akan di laksanakan tinggal menghitung hari. Tepatnya pada 17 April pesta demoktasi terbesar di Indonesia akan dilangsungkan.

Pemilihan anggota Legislatif baik DPR RI, DPD,  DPRD Tingkat I, DPRD Tingkat II dan Pemilihan Presiden akan dilaksanakan dalan satu waktu yaitu pada tanggal 17 April tersebut.

Isu yang menarik dalam pemilihan Presiden dilansir dari laman BeritaSatu.Com, ada dua kelompok besar yaitu kelompok yang merasa diri Islamis dan kelompok Islam.‎ Kelompok Islamis atau agamais adalah yang ingin menerapkan syariat Islam di Indonesia dan yang ingin menggunakan hukum serta simbol Islam di negara ini. Sementara kelompok Islam adalah yang hanya ingin menanamkan nilai-nilai Islam, nilai kebersamaan yang dipadukan nilai-nilai lokal.

Kelompok Islamis yang selama ini sangat keras dan radikal dalam menerapkan ajaran-ajaran Islam. Mereka ingin hukum Islam sebagai sumber hukum utama di republik ini. Sementara kelompok ‎Islam adalah kelompok moderat. Mereka menggunakan nilai-nilai Islam yang menerima nilai-nilai lokal yang ada selama ini.

Terlepas dari itu semua marilah kita berwawasan luas untuk bisa menyaring segala berita yang berkembang terutama berita-berita yang berunsur HOAX. Karena bukan saja merugikan diri sendiri tapi juga merugikan dalam berbangsa dan bernegara, terutama yang berdampak langsung pada pemilu  17 April 2019.

Pemilu yang bersih tentunya menjadi harapan kita semua, harapan untuk persatuan dan kemajuan bangsa. Meskipun kita tidak sama, tapi kita harus bekerja sama. [goes]

Gambar: kataindonesia.com
Share:

Haul ke 14 Guru Sekumpul

Lebih kurang 840 manusia tumpah ruah di halaman Masjid Nurul Iman Jalan Pelita Sampit. Rombongan Haul ke 14 Guru Sekumpul ini tiba di Sampit kembali yang terbagi dari 21 rombongan bus pada hari ini Senin (11/03) pada pukul 16.00 WIB. Selama Dua hari dua malam mereka meninggalkan Kota Sampit guna menghadiri haul akbar ke 14 Guru Sekumpul di Martapura Banjarmasin Kalimantan Selatan.

 (Rombongan bus yang baru tiba. Doc Bagus Sugiarto)

Tua muda, anak-anak dan kakek nenek terlihat wajah-wajah kelelahan yang tersirat di raut muka mereka. Tapi kepuasan batin yang pasti mereka rasakan. Kepuasan batin bisa menghadiri haul ke-14 ulama kharismatik Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari atau yang lebih dikenal dengan nama Guru Sekumpul.

(Posko kesehatan diperuntukan bagi jamaah. Doc Bagus Sugiarto)
 
Terdapat juga posko kesehatan yang diperuntukan bagi jamaah yang baru tiba untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang diderita jamaah. Sambil menunggu jemputan dari keluarga, beberapa jamaah memanfaatkan posko layanan tersebut untuk sekedar cek tekanan darah atau gangguan yang lain.

(Walau badan lelah tapi tetap ceria. Doc Bagus Sugiarto)

Siapakah Guru Sekumpul ?

Guru Sekumpul dilahirkan pada malam Rabu 11 Februari 1942 (27 Muharram 1361 Hijriyah) di desa Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar dari pasangan suami-istri Abdul Ghani bin Abdul Manaf bin Muhammad Seman dengan Hj. Masliah binti H. Mulia bin Muhyiddin.

Beliau sering disebut-sebut sebagai Habib keturunan Rasulullah, padahal beliau sendiri tidak pernah menambahkan dibelakang nama beliau dengan fam tertentu. Lalu dari mana isyu tersebut ? Mari kita telusuri nasab beliau.
  1. K H. Muhammad Zaini
  2. Abdul Ghani
  3. H Abdul Manaf
  4. Muhammad Seman
  5. H M. Sa’ad
  6. H. Abdullah
  7. Mufti H. M. Khalid
  8. Khalifah H. Hasanuddin
  9. Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari

Sampai disini, tidak ada perbedaan karena memang diingat, dicatat, dan dijaga dengan baik oleh Guru Sekumpul serta keluarga beliau. Perbedaan terjadi ketika kita meneliti nasab dari Sekh Muhammad Arsyad Al Banjari yang merupakan tokoh Islam terbesar di bumi Banjar.

Ada beberapa versi catatan nasab Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, ada yang mengatakan lima versi, namun yang ditemukan hanya dua dan itupun masih dalam versi yang sama karena yang kedua tidak jauh beda dengan yang pertama, hanya ketinggalan 2 orang, mungkin kesalahan penyalinan saja.

Pertama, catatan dari 3 kitab, yaitu:  Syajaratul Arsyadiyah, Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari Pengarang Sabilal Muhtadin, dan Maulana Syeik Muhammad Arsyad Al Banjari. Yaitu sebagai beikut:

  1. Muhammad Arsyad Al Banjari
  2. Abdullah
  3. Abu Bakar
  4. Sultan Abdurrasyid Mindanao
  5. Abdullah
  6. Abu Bakar Al Hindi
  7. Ahmad Ash Shalaibiyyah
  8. Husein
  9. Abdullah
  10. Syaikh
  11. Abdullah Al Idrus Al Akbar (datuk seluruh keluarga Al Aidrus)
  12. Abu Bakar As Sakran
  13. Abdurrahman As Saqaf
  14. Muhammad Maula Dawilah
  15. Ali Maula Ad Dark
  16. Alwi Al Ghoyyur
  17. Muhammad Al Faqih Muqaddam
  18. Ali Faqih Nuruddin
  19. Muhammad Shahib Mirbath
  20. Ali Khaliqul Qassam
  21. Alwi
  22. Muhammad Maula Shama’ah
  23. Alawi Abi Sadah
  24. Ubaidillah
  25. Imam Ahmad Al Muhajir
  26. Imam Isa Ar Rumi
  27. Al Imam Muhammad An Naqib
  28. Al Imam Ali Uraidhy
  29. Al Imam Ja’far As Shadiq
  30. Al Imam Muhammad Al Baqir
  31. Al Imam Ali Zainal Abidin
  32. Al Imam Sayyidina Husein
  33. Al Imam Amirul Mu’minin Ali Karamallah wajhah wa Sayyidah Fatimah Az Zahra
  34. Rasulullah SAW
Kedua, terdapat pada kitab yang dikarang oleh seseorang tanpa nama dengan judul  Silsilah Siti Fatimah, sebagai berikut:
  1. Muhammad Arsyad Al Banjari
  2. Abdullah
  3. Abu Bakar
  4. Abdurrasyid
  5. Abdullah al-Idrus al-Magribi
  6. Abu Bakar al-Hindi
  7. Ahmad
  8. Husin
  9. Abdullah
  10. Syaikh
  11. Abdullah Al-Idrus
  12. Abu Bakar as-Sakrani
  13. Abdurrahman as-Saqafi
  14. Maulana Ad-Duwailah
  15. Ali
  16. Alwi
  17. al-Faqih al-Muqaddam Muhammad
  18. Ali Khala Qasim
  19. Alwi
  20. Muhammad
  21. Alwi
  22. Abdullah
  23. Ahmad al-Muhajir lillah
  24. Isa  an-Naqib
  25. Muhammad an-Naqib
  26. Ali al-Arid
  27. Ja’far  as-Sadiq
  28. Muhammad al-Baqir
  29. Ali Zainal Abidin
  30. Sayyidina Husin
  31. Sayyidina Ali dan  Sayyidina Fatimah az-Zahra
  32. Sayyidina Muhammad SAW
Kedua versi silsilah/nasab di atas sama saja, hanya saja pada silsilah kedua ada yang terlewatkan dan tidak tahu apakah itu kesalahan M. Rusydi  yang menyalin  atau memang dari kitab Silsilah Siti Fatimah-nya. Pada catatan nasab yang kedua tidak ada  Ali Faqih Nuruddin dan Muhammad Shahib Mirbath yang pada nasab pertama berada di nomor 18 dan 19.

Perbedaan lainnya terdapat pada penulisan nama. Ada dua nama yang berbeda namun orang tua (bin)nya sama, yaitu Ubaidillah Bin Ahmad Al Muhajir  dan Isa Arrumi Bin Muhammad Annaqib
  1. Pada catatan nasab pertama tertulis Ubaidillah (nomor 24) sementara pada catatan nasab yang kedua tertulis Abdullah (nomor 22)
  2. Pada catatan nasab pertama tertulis  Isa Arrumi (nomor 26) sementara pada catatan nasab yang kedua tertulis Isa an-Naqib (nomor 24)
Disini tidak bisa mengetahui secara pasti apakah kedua nama itu orang yang sama, hanya kekeliruan penulisan saja atau memang orang yang berbeda.

Perbedaan-perbedaan pada catatan nasab tersebut mungkin hanya kesalahan penyalinan saja, yang jelas kedua nasab tersebut membenarkan bahwa Muhammad Arsyad Al Banjari adalah seorang keturunan Rasulullah, yang secara otomatis menyatakan bahwa Guru Sekumpul juga seorang habib ber fam Al-Idrus (Al-Aydrus).

Lalu mengapa Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari tidak menyertakan fam Al-Idrus (Al-Aydrus) dibelakang nama beliau?. Keterangan langsung dari Guru Sekumpul dalam pengajian beliau, bahwa penyembunyian Nasab itu bertujuan untuk menghindari penjajah Belanda yang katanya pada waktu itu mengincar setiap orang yang didirinya mengalir darah Rasulullah. [goes]

Sumber:
  1. Liputan di Masjid Nurul Iman
  2. https://web.facebook.com/notes/majlis-taklim-miftahus-surur/biografimanagib-abah-guru-sekumpul-al-alimul-allamah-khmzaini-bin-abdul-ghani/1663692550324555/?_rdc=1&_rdr
  3. http://putramartapura.blogspot.com/2012/03/silsilah-nasab-guru-sekumpul-dan.html
Share:

Indonesia Bebas Hoax

Dengan semakin pesatnya perkembangan dunia digital, tentulah banyak manfaat yang bisa diambil untuk meningkatkan kemajuan dibidang teknologi. Dan juga disamping sisi positif untuk meningkatkan kemajuan dibidang itu, sisi buruk yang ditimbulkan juga bukan sekedar dampak ringan yang menimpa seseorang tapi bisa berdampak besar dan bisa mengancam kewibawaan dan keutuhan berbangsa dan bernegara.
Yang dimaksud dengan dampak buruk yang membahayakan adalah dengan beredarnya berita bohong atau yang dalam bahasa sehari-hari disebut HOAX. Hoax di dunia digital atau yang lebih spesifik di media sosial bagaikan monster yang membayangi ketakutan para penghuni dunia nyata. Bayangkan saja, hanya dengan bermodalkan ujung-ujung jari yang lincah, seseorang bisa menyerang pribadi orang lain yang tentu saja sangat merugikan.
Bentuk Hoax bukan saja tulisan yang beredar di media sosial, tapi juga gambar-gambar meme atau gambar sindiran. Dua bentuk hoax ini sama-sama mempunyai pengaruh yang kuat sebagai media penyebaran hoax. Jika gambar atau tlisan yang bermuatan negatif sudah terlanjur beredar, sudah bisa dipastikan berita tersebut tidak bisa ditarik kembali walaupun oleh si pembuat berita tersebut. Ibarat gas yang sudah lepas bebas ke udara menghilang bersama udara yang tidak mungkin bisa ditangkap dan dimasukan ke tempat semula. Begitu pula dengan penyebaran hoax yang pada dewasa ini menjamur seperti jamur yang tumbuh di musim hujan.
Ditambah lagi di tahun 2019, tahun dimana gejolak politik Indonesia sedang diuji karena di tahun  ini pesta demokrasi akan diselenggarakan berupa pemilu DPR RI, DPD, DPRD Tingkat I, DPRD Tingkat II dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Tentulah di masa-masa itu disaat suhu politik semakin panas, ada upaya upaya lawan saling menjatuhkan. Dalam hal ini jika para pribadi yang bersangkutan tidak bisa menahan diri tentulah cara-cara tidak terpuji akan ditembakkan seperti penyebaran Hoax.
Seperti kita ketahui bahwa penyebaran hoax sangat mudah semudah menjentukkan ujung jari di layar smartphone. Seleksi alam akan terjadi. Rakyat akan bisa menilai bagaimana para kandidat dalam menyampaikan visi dan misinya. Ada unsur saling menggulingkan atau tidak, ada berita berita hoax atau tidak untuk menjatuhkan rifalnya.
Dengan derasnya wahana informasi berbasis internet ini yang sangat mudah mengirimkan berita-berita dari pihak redaksi baik berita online maupun yang lain, pemerintah sudah mengantisipasi untuk menangkal hoax seminimal mungkin dengan menerbitkan undang-undang ITE. Yaitu undang undang yang mengatur kebebasan di media sosial. Karena kebebesan di media sosial dibatasi dengan kebebasan-kebebasan orang lain.
Pengesahan undang-undang ITE diharapkan akan meminimalisir penyebaran-penyebaran berita bohong melalui meda sosial. Mengapa demikian seriusnya pemerintah menangani hal ini ?? Tentulah semata-mata untuk melindungi hak warga dari ketidak nyamannan dari segala dampak yang merugikan dengan keberadaan media sosial,  baik secara individu maupun secara organisani.
Diharapkan akan tercipta suasana keharmonian bernegara berbangsa dan bertanah air. Indonesia yang sudah tidak disangsikan lagi dalam segi hal demokrasi dan dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan tentulah tidak akan membiarkan hoax atau berita bohong menghantui warga negara Indonesia yang berdaulat.
Dan pada akhirnya, Indonesia diharapkan akan terbebas dari hoax dengan sendirinya karena semakin pandainya warga nedara dalam menggunakan atau memberdayakan media sosial untuk hal-hal yang baik dan benar sesuai undang-undang yang berlaku di wilayah hokum negara republik Indonesia.

Sampit, 19 Februari 2019
Share:

Cara Mudah Menulis Akasara Jawa di Word

Salah satu upaya kita dalam melestarikan budaya Jawa adalah dengan kita mengenal baik tulisan atau bacaan aksara Jawa. Seperti yang kita ketahui bahwa di Jepang yang mayoritas penduduknya sudah lancar berbahasa inggris tetapi tetap gemar menggunakan bahasanya sendiri, di Jepang juga masih menggunakan huruf jepang yaitu huruf kanji.

Dengan teknologi yang sudah modern, menulis aksara Jawa pun bisa menggunakan Komputer [PC] ataupun Laptop. Setting nya pun tidak terlalu rumit.

Langkah-langkah untuk kita bisa menulis aksara Jawa di komputer adalah denagn mendownload font hanacaraka. Bisa di download di sini.

  1. Extract format rar 
  2. copy font hanacaraka.TTF dan Jawa Palsu.TTF dan pastekan di C:\WINDOWS\Fonts




  3. Setting selesai dan untuk menulis aksara Jawa seperti menulis aksara latin, yaitu buka Microsoft Word pilih Font hanacaraka dan ketik seperti biasa. Hasil yang dihasilkan sudah aksara Jawa.





Skarang PC ataupun Laptop sudah siap dengan tugas-tugas penulisan Aksara Jawa,.......
Share:

Membaca Kepribadian Wanita Dari Cara Duduk

Membaca bahasa tubuh memudahkan untuk memahami bagaimana kepribadian seseorang. Ada postur tubuh tertentu yang bisa mengungkapkan banyak tentang kepribadian seseorang.



Kali ini kami akan membahas mengenai bagaimana membaca kepribadian seseorang melalui posisi atau gaya duduk wanita yang kami kutip dari Merdeka.Com. Langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

1. Posisi duduk 1

Orang yang memiliki kebiasaan duduk seperti gambar di bawah dikenal sebagai orang yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya mereka selalu menemukan celah untuk melarikan diri dari masalah. Dan mereka selalu menganggap bahwa itu adalah solusi terbaik.



Mereka pada umumnya memiliki kecenderungan melepaskan diri dari situasi tertentu dengan hanya meletakkan semuanya 'di bahu' orang lain. Terlepas itu semua, mereka cukup menawan, kreatif, dan lugas.

2. Posisi duduk 2

Wanita yang memiliki kebiasaan duduk seperti gambar di bawah dikatakan sebagai orang yang yang sangat imajinatif. Mereka selalu memiliki gagasan di pikiran mereka dan juga kehidupan yang berbeda seperti orang lain.



Mereka tidak pernah mengambil apapun yang akan meredam semangat mereka atau mendemotivasi dirinya. Mereka tidak hanya menghargai kehidupan, tapi juga menikmatinya.

3. Posisi duduk 3

Posisi di bawah adalah posisi duduk bagi wanita yang sangat mencintai kenyamanan. Inilah orang-orang yang tidak bisa berkompromi atas kenyamanan mereka. Mereka tidak bisa fokus pada satu hal saja. Biasanya mereka akan banyak bicara tentang hal-hal yang menyangkut dirinya sendiri.



Mereka tidak akan membicarakan hal sekecil apapun yang tidak ada hubungan dengan dirinya. Mereka mudah bergaul.

 4. Posisi duduk 4

Orang yang memiliki kebiasaan duduk seperti ini bisa dikatakan adalah mereka yang terbiasa dengan kehidupan disiplin. Mereka cenderung tepat waktu dan memiliki kepribadian yang sangat pendiam.



Mereka juga dikenal sebagai sosok yang introvert dan suka intropeksi. Terlepas dari itu semua, mereka tampaknya tidak menyukai orang-orang yang tidak sopan dan disiplin. Wow!

5. Posisi duduk 5

Orang yang memiliki kebiasaan duduk seperti gambar di bawah umumnya agak terlalu keras kepala dan sikapnya dingin. Mereka terlalu yakin dengan keputusan yang diambilnya, namun tidak pernah terburu-buru.



Nah, dari semua posisi di atas sudahkah sesuai dengan dirimu, girls? Jika tidak sesuai atau kurang, silakan tambahkan di kolom komentar ya.
Share:

Budaya Mudik di Hari Raya

Mudik sudah menjadi tradisi dan budaya bangsa kita, yang kita sendiri tidak pernah tahu siapa penggagasnya dan siapa yang memerintahkanya. 

Kepadatan Arus Mudik di Jl Raya Kemranjen, Banyumas Jawa Tengah [foto: Karman]

Sebenarnya budaya mudik sudah di jalankan oleh bangsa ikan secara alami, barangkali orang- orang perantau belajar filosofi hidup dari bangsa ikan, yang selalu bergerak kehulu mencari sumber mata air yang lebih bersih dan jernih.

Kita memang dikaruniani Tuhan sebagai bangsa yang tajam dalam menggunakan nurani untuk berfikir bijak yang selalu menjujung tinggi norma dan budaya yang berorientasi pada ajaran Agama yang hakiki.

Semestinya budaya mudik ini bisa di jadikan sarana kita untuk selalau berintrospeksi dan evaluasi diri agar fikiran kita berada dalam keadaan suci dan bersih, sehingga kebahagiaan di dapat layaknya para ikan yang berlompat- lompat ,menari- nari betapa senangnya ketika sampai dihulu mata air yang besih dan jernih.

Kehidupan kota memang layaknya sebuah muara di mana tempat berkumpulnya benda-benda yang terbawa dari berbagai aliran air sungai yang tentu ada yang baik dan tidak. Dari sinilah bibit penyakit muncul karena air banyak terkontaminasi oleh benda dan cairan yang beracun, sehingga berpengaruh terhadap kehidupan ikan, dan ikan- ikan pun menjadi sakit dan akhirnya mati, dan ikan yang mempunyai insting tajam akan  selalu mencari air yang bersih.

Semoga orang- orang yang benar- benar mudik  harapanya seperti ikan yang berinsting tajam yang ingin selalu memproteksi diri dari pengaruh-pengaruh buruk kehidupan kota, justru dari pelosok- pelosok kampung ajaran- ajaran  luhur di gali dan di dapat, dari kampung halaman inilah ajaran menghargai leluhur, menghargai sesama, hidup sosial dan bergotong-royong dan bertoleransi dan selalu di junjung tinggi dan kita selalu jadi orang yg senantiasa merindukan kampung halaman dan merindukan akan kebaikan.

Semoga lebaran hari ini kita benar- benar menjadi fitri seperti kebahagian para ikan yang mudik dan menjumpai mata air yang bersih dan jernih. Aamiin.
Share:

Pengertian Root Pada Android

Penggunaan smartphone Android dari hari ke hari semakin mengalami penigkatan. Aktifitas tweaking Android yang dilakukan oleh para expert maupun pengguna reguler semakin meningkat yang mana merupakan sebuah indikasi ketertarikan terhadap sistem operasi yang bersifat open source ini. Aktifitas tersebut lazimnya disebut dengan root Android atau rooting android. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan root Android ? 

apa yang dimaksud root android

Root Android dan Hak Akses Administrator

Root Android atau rooting Android merupakan proses modifikasi sistem operasi Android sehingga pengguna memiliki akses tanpa batas yang mana pengguna diijinkan untuk melakukan pengubahan seperti menambah, menghapus bahkan merusak elemen-elemen yang tedapat dalam Android OS.

Kata root sebenarnya mengacu pada superuser yang merupakan administrator dalam semua sistem operasi yang berbasis Linux termasuk Android. Akun adminisrator tersebut memiliki akses penuh terhadap sistem, dimana pengguna tersebut dapat melakukan hal apapun layaknya sang developer sejati. Dalam hal ini, aktifitas sekecil apapun yang merujuk pada pengubahan sistem operasi Android oleh root maka superuser tersebut dapat dikategorikan sebagai developer.

keuntungan dan kerugian root android

Aktifitas rooting memang diperbolehkan dikarenakan sistem operasi Android bersifat open source alias sumber terbuka. Dengan kata lain setiap orang dapat berkontribusi untuk menjadi Android developer dan melakukan perubahan secara mutlak. Namun bagaimanapun aktifitas ini memiliki keuntungan dan kerugian terlebih jika user belum berpengalaman dalam hal tersebut.

Keuntungan Dan Kerugian Rooting Android

Rooting Android memang dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki kemampuan tweaking terhadap sistem operasi Android. Namun hasil akhir aktifitas rooting yang dilakukan tergantung pada kemampuan pengguna untuk mengkustomisasi sistem dimana hasilnya dapat berupa peningkatan kinerja atau bahkan malfungsi. Dan berikut adalah beberapa kemungkinan yang bisa terjadi dari aktifitas rooting. 

Keuntungan Rooting Android

  1. Akses tak terbatas pada sistem operasi Android yang mana user dengan hak akses 'root' dapat dengan leluasa melakukan pengubahan apapun layaknya developer.
  2. Dapat menghapus aplikasi bawaan vendor yang tidak diinginkan oleh pengguna maupun menambah aplikasi yang tidak disertakan oleh developer Android.
  3. Pengendalian aplikasi lengkap, termasuk melakukan backup aplikasi dan sistem, pemulihan sistem, sehingga ketika ingin melakukan instal ulang atau factory reset, pengguna tidak perlu mencari dan mengunduh lagi.
  4. Dapat mengubah tampilan melalui instalasi custom ROM atau bahkan memutakhirkan ke versi yang lebih tinggi sehingga pengguna yang memiliki kemampuan di bidang developing dapat membuat versi Android secara personal.
  5. Kemampuan mengkustomisasi tema secara penuh, yang berarti bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan tema dapat diubah seperti warna indikator baterai, tampilan dialer atau daftar kontak, serta video yang diputar saat boot up perangkat Android.
  6. Kontrol penuh dari CPU dan kernel sehingga pengguna dapat melakukan Overclock prosesor perangkat Android sehingga kinerja ponsel menjadi lebih maksimal.

Kerugian Rooting Android

  1. Menghilangkan / membatalkan garansi produk perangkat Android.
  2. Penyalahgunaan hak akses root dapat menyebabkan malfungsi pada perangkat Android.
  3. Tweaking yang berlebihan dapat menurunkan kinerja sistem Android.
Rooting pada sistem operasi Android memang diijinkan mengingat lisesnsi dari sistem operasi si robot hijau tersebut merupakan open source. Namun ada baiknya pikir-pikir terlebih dahulu sebelum melakukan proses rooting terutama perihal garansi yang dapat hilang / batal dikarenakan aktifitas rooting ini.
Keuntungan dan kerugian yang mungkin terjadi sesudah proses rooting merupakan tanggungan setiap pengguna dimana pihak vendor sama sekali tidak memiliki kewajiban apapun terkait aktifitas rooting. Maka dari itu pertimbangkan terlebih dahulu keuntungan dan kerugian rooting Android dengan bijak. (sumber: http://gaptequ.blogspot.co.id/2015/03/root-android-apa-saja-keuntungan-kerugiannya.html)
Share:

Fans Page