5 Tanda Diabet Yang Kerap Tak Disadari

Sebuah riset mengatakan, 25 persen orang dengan diabetes tidak tahu mengalami gejala penyakit tersebut. Tahu sejak dini memungkinkan penanganan secepatnya, sebelum makin parah.

"Pada pasien diabetes tidak ada yang tiba-tiba merasa haus, lapar, dan ingin ke kamar mandi. Gejala diabetes meningkat perlahan, sehingga tidak disadari saat makin parah," kata konsultan diabetes bersertifikat Melissa Joy Dobbins, RD dikutip dari The Healthy.

Berikut 5 tanda diabetes yang kerap tidak disadari.

1. Lebih sering ke kamar mandi

Saat diabetes, efisiensi tubuh mengolah makanan menjadi glukosa turun. Akibatnya, gula banyak terdapat dalam aliran darah yang berusaha dikeluarkan tubuh melalui Buang Air Kecil (BAK).

"Kita mungkin hanya berpikir sebagai BAK biasa. Namun ini harus jadi peringatan, apalagi abila sampai mengganggu tidur di malam hari," kata Dobbins.

2. Lelah sepanjang hari

Merasa lelah saat beraktivitas adalah hal yang biasa. Namun rasa lelah yang terus dirasakan sepanjang hari harus menjadi perhatian. Tubuh mungkin tidak mendapat cukup energi karena proses pengoalahan makanan yang kurang efisien.

"Salah satu tanda diabetes adalah tubuh yang kurang efisien memecah gula. Akibatnya tubuh tidak mendapat cukup bahan bakar, sehingga terus merasa lelah dan tidak bersemangat," kata Dobbins.

3. Terus merasa lapar dan mau pingsan

Lapar dan gula darah yang naik turun sepanjang hari adalah hal yang wajar. Asal tidak terlalu rendah, biasanya seseoang masih baik-baik saja. Masalah muncul jika gula darah turun terlalu rendah, hingga lapar sepanjang hari dan nyaris hilang kesadaran.

Gejala lain yang menyertainya adalah rasa dingin, berkeringat, pusing, dan linglung. Jika ini terjadi sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

4. Lebih haus dari biasanya

Rasa haus memang bisa dipicu buang air kecil terus menerus. Namun hal ini berbeda pada mereka yang mengalami diabetes.

Dalam kasus ini, Dobbins biasa bertanya pada pasien minuman yang biasa dikonsumsi untuk mengatasi haus. Berbagai jenis minuman kemasan biasanya kaya gula yang mengakibatkan kadar gula darah cepat naik turun. Hal ini bisa memicu terjadinya diabetes.

5. Gampang marah

Kadar gula yang naik turun bisa berdampak pada stabilitas mood. Misal jadi lebih gampang marah dan moody. Pada beberapa kasus, kadar gula yang terlalu tinggi mirip gejala depresi.

Sumber:
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4698164/5-tanda-diabetes-yang-kerap-tak-disadari-salah-satunya-cepat-lapar
Share:

Sekolah Sosial Media Menekan Keberadaan HOAKS

Pilpres dan Pileg telah usai, berbagai fitnah HOAKS dan sejenisnya telah tenggelam oleh waktu karena bersifat kontemporer. Tapi justru yang lebih berbahaya adalah HOAKS pasca Pilpres / Pileg, mengapa demikian ? Tak lain pasca Pilpres dan Pileg inilah mempunyai rentang waktu 5 tahun ke depan.

Pada segelintir orang tentunya ada rasa tidak puas dengan hasil pesta demokrasi lima tahunan yang dikemas dalam Pilpres dan Pileg beberapa bulan lalu. Bibit-bibit inilah yang nantinya akan menjadi “penyerang” pemerintahan yang sah. Tidaklah mengapa jika menjadi oposoisis yang baik sebagai penyeimbang pemerintahan. Yang membahayakan jika rasa ketidakpuasan segelintir orang tersebut memanfaatkan kaum awam sebagai sasaran berita bohong atau yang lebih kita kenal sebagai HOAKS.

Pada situasi dan kondisi seperti inilah HOAKS bisa menjadi senjata ampuh bagi yang menginginkan ketidak harmonisan dalam berbangsa dan bernegara. Dunia maya dimana teknologi informasi berkembang merupakan dunia yang mempunyai kekuatan dahsyat walau keberadaannya tidak terlihat. Berbicara tentang HOAKS di sosial medis sebagai corongnya dunia maya bagaikan tajamnya mata pisau yang siap menyayat. Jika pemegang pisau tersebut mempunyai jiwa yang luhur dan mempunyai wawasan luas tentulah akan mampu mengendalikan diri dengan keberadaan HOAKS yang setiap saat menghampirinya. Tapi sebaliknya jika pemegang mata pisau yang siap menyayat tersebut mempunyai jiwa yang kerdil dan labil tentu akan dengan sangat mudah terpengaruh ataupun terprovokasi oleh berbagai HOAKS yang menghampirinya.
 
Mengenal Sekolah Sosial Media

Salah satu cara untuk mengendalikan dan meminimalisir HOAKS adalah dengan adanya pendididkan terprogram bagi penghuni dunia maya (pemakai IPTEK),  tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi akan terus berkembang sejalan dengan penemuan-penemuan terbaru dibidang informasi. Sejauh ini masih minim sosialisasi tentang dunia informasi yang sedang berkembang dewasa ini terutama cara bijak dalam bersosial media.

Tidak saja didodminasi oleh orang dewasa sebagai pemakai teknologi informasi, tapi mulai dari balita sudah mengenal yang namanya smartphone sebagai sarana mengenal dunia maya ini. Jadi memang sangat rentan dengan pelanggaran-pelanggaran yang nantinya akan terjadi di sosial media.
Hoaks, ujaran kebencian, caci maki dan lain sebagainya kerap kali kita dengar di sosial media. Baik disengaja atau tidak disengaja tentu pelaku akan terkena pasal-pasal UU ITE dan setelah diproses berdalih khilaf. Ada beberapa kemungkinan yang terjadi bila sudah demikian yaitu memang sengaja dalam penyebaran hoaks, atau memang terbawa arus emosi sesaat hingga terjerumus ke dalam proses UU ITE yang mereka tidak pahami.

Dari kasus inilah perlu sosialisasi atau sekolah Sosial Media untuk pemahaman atau batasan layak tidaknya dalam bersiosial media sebagai corongnya dunia maya. Untuk mencapai sasaran sampai kalangan bawah bisa dimulai dari tingkat kabupaten dengan beberapa relawan dan sampai pada tingkat RT dengan relawan yang siap berjuang untuk memelekkan warga terhadap teknologi informasi.

Sudah disinggung di atas bahwa pengguna internet sudah bukan orang-orang dewasa saja yang memakai tapi realita di lapangan anak-anak balitapun sudah mengenal smartphone. Jadi bukan tidak mungkin kelabilan anak-anak  ini bisa sebagai penyambung HOAKS yang ditebarkan oleh oknum-oknum yang ingin membuat kekacauan.

Dengan diadakannya Sekolah Sosial Media ini diharapkan akan mampu menyaring berita-berita miring yang menjurus pada ketidakstabilan bermasyarakat yang nantinya akan merugikan diri sendiri. Akan lebih baiknya jika di setiap RT ada relawan yang paham teknologi informasi yang siap sedia sebagai tempat rujukan.

Bisakah Sekolah Sosial Media diadakan ?

Why not ! Mengapa tidak. Di era milenial ini yang serba online dan banyaknya kemudahan-kemudahan yang ditimbulkan dengan seutas jaringan internet mungkin kelihatan lucu bila mendengar adanya Sekolah Sosmed. Tapi jika kita amati dari berkembangnya dunia informasi seperti sekarang ini adakalanya ada yang belum siap menerima kemajuan tersebut. Jadi untuk memberikan pendidikan dalam bersosial media yang memanfaatkan teknologi informasi tentulah sangat diperluakan baik bagi person pengguna sendiri maupun untuk menjaga stabilitas berbangsa dan bernegara.

Kita telah mengenal toko online, ojek online, sekolah online, seminar online kursus online dan sebagainya yang memudahkan dalam berkehidupan bermasyarakat. Untuk mempersiapkan itu semua diperlukan pendidikan yang memadai bagi setiap individu pemakai teknologi informasi pada umumnya dan pengguna Sosial Media pada khususnya.(Goes)

 
Sampit, 19 Agustus 2019 

Bagus Sugiarto
Penulis / Blogger Sampit - Kalimantan Tengah
Share:

Tips Promo Di Media Sosial

Di era digital ini apapun serba online, tak terkecuali dalam hal berbisnispun menggunakan jasa online. Jadi sudah tidak asing lagi bagi yang punya punya produk dipasarkan melalui online / internet. Baik itu produk sendiri maupun dalam sistim dropshipping. Boom promo pun bejibum di sosial media mulai FB, twitter, instagram WA dan lain sebagainya. Apakah salah yang demikian ? tentu tidak. Tapi alanghkah baiknya jika kita mengetahui cara atau teknik ber promo di media sosial dengan bijak.

Hindari BOOM promo secara mendadak.

Apa maksudnya ? Saya contohkan sahabat semua mempunyai akun di berbagai media, tapi lama tidak aktif dan tanpa ada kegiatan. Tapi begitu punya produk ujug-ujug / tiba tiba menawarkan produk secara membabi buta. Walaupun tidak salah dengan cara tersebut alangkah baiknya menggunakan teori sharing dan selling, yaitu berbagi dan menawarkan.

Sebelum punya produk perkenalkan diri sahabat kepada teman di medsos, jika sahabat seorang penulis mulailah post tulisan-tulisan ringan tentang kepenulisan seperti Quotes, atau cerpen dengan diselingi berbagai pengetahuan tentang PUEBI, KBBI dan lain sebagainya. Jika teman di Medsos sudah merasa mengenal anda barulah perlahan sisipi promo ringan sebagai pengenalan .

Dengan cara tersebut sahabat tidak akan mengalami kerugian dalam bentuk apapun dan justru sahabat akan mendapatkan pondasi kepercayaan dari teman-teman di medsos. Tidak sedikit yang menerapkan cara ini yang akhirnya mengalami kesuksesan dalam berbisnis online. Sebut saja kang Lutfhi seorang sahabat penulis di dumay yang sekaligus sebagai guru. 

Beliau awalnya hanya membagikan tutorial tutorial dalam bidang blog berplatform Wordpress. Dan setelah mendapatkan banyak kepercayaan dari dunia maya dibidang blog berplatform Wordpress barulah mulai membangun bisnis online yang sampai sekarang masih aktif. 

Jika sahabat ingin mengunjungi silahkan lewat links berikut www.bagussugiarto.com/go/bisnis. Disitu sahabat akan banyak mendapatkan berbagai tutorial blog dan cara memaksimalkan mendapatkan pendapatan melalui blog.



Share:

Download Ebook Ilmu Kalam Madrasah Aliyah Kelas X

Puji syukur kehadirat Allah Swt, yang menciptakan, mengatur dan menguasai seluruh makhluk di dunia dan akhirat. Semoga kita senantiasa mendapatkan limpahan rahmat dan ridha-Nya. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad Saw., beserta keluarganya yang telah membimbing manusia untuk meniti jalan lurus menuju kejayaan dan kemuliaan.

Fungsi pendidikan agama Islam untuk membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia dan mampu menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan inter dan antar umat beragama, dan ditujukan untuk berkembangnya kemampuan peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama yang menyerasikan penguasaannya dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

Untuk merespons beragam kebutuhan masyarakat modern, seluruh elemen dan komponen bangsa harus menyiapkan generasi masa depan yang tangguh melalui beragam ikhtiar komprehensif. Hal ini dilakukan agar seluruh potensi generasi dapat tumbuh kembang menjadi hamba Allah yang dengan karakteristik beragama secara baik, memiliki cita rasa religiusitas, mampu memancarkan kedamaian dalam totalitas kehidupannya. Aktivitas beragama bukan hanya yang berkaitan dengan aktivitas yang tampak dan dapat dilihat dengan mata, tetapi juga aktivitas yang tidak tampak yang terjadi dalam diri seseorang dalam beragam dimensinya.

Sebagai ajaran yang sempurna dan fungsional, agama Islam harus diajarkan dan diamalkan dalam kehidupan nyata, sehingga akan menjamin terciptanya kehidupan yang damai dan tenteram. Oleh karenanya, untuk mengoptimalkan layanan pendidikan Islam di Madrasah, ajaran Islam yang begitu sempurna dan luas perlu dikemas menjadi beberapa mata pelajaran yang secara linear akan dipelajari menurut jenjangnya. (Pengantar)

Dan untuk menunjang hal tersebut di atas kami upload sebuah ebook Ilmu Kalam Kurikulum 2013 untuk Madrasah Aliyah kelas X.



Untuk Download silahkan Klik DOWNLOAD
Share:

Akan Hadir Aksi Dukungan Warganet di CFD Lawan Hoax dan Tolak Golput untuk Sukseskan Pemilu 2019 dan Jaga Persatuan Bangsa

Berbagai kalangan Warganet yang tergabung dalam Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) yaitu komunitas kalangan Netizen Blogger, Youtuber Vloger dan Content Creator serta seniman d8gital lainnya bersama masyarakat akan menggelar aksi kebangsaan dan penyebaran konten narasi positif MeLawan Hoax dan Menlolak Golput di area Car Free Day (CFD) tepatnya di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019) pagi.

Aksi kebangsaan itu mendapat diharapkan mendapat dukungan dan antusiasiasme dari ribuan masyarakat dari berbagai kalangan yang melakukan aktivitasnya di area CFD terutama kegiatan olahraga. Massa FPMSI ingin memberi pendidikan dan pemahaman literasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, berita hoax maupun ajakan Golput dan tetap menjaga persatuan serta kesatuan bangsa demi suksesnya keberlanjutan Pembangunan Nasional.


“Aksi sosialisasi gerakan.melawan hoax dan menilak golput serta literasi narasi positif ini diharapkan mendapatkan tanggapan dan dukungan positif ke masyarakat melalui tanda tangan dukungan di spanduk raksasa yang selanjutnya masyarakat diharapkan untuk ikut berkontribusi menjaga situasi di lingkungannya masing-masing agar tetap menjaga pesta demokrasi ini berjalan damai dan bermartabat melalui aksi komkrit lawan hiax dan tolak.provokasi Golput guna terwujudnya persatuan bangsa dan sukswsnya keberlangsungan Pembangunan nasioanl” ungkap Ketua FPMSI Rusdil Fikri.

Dalam aksinya, relawan FPMSI juga akan membentangkan spanduk raksasa bertuliskan “LAWAN HOAX TOLAK GOLPUT DEMI SUKSESNYA PEMILU 2019 DAMAI, BERKUALITAS DAN BERMARTABAT GUNA TERWUJUDNYA PERSATUAN BANGSA” dan membagi-bagikan stiker kepada masyarakat peserta Car Free Day bertuliskan “Lawan Hoax dan Tolak Golput Demi Persatuan Bangsa“.

Pada sosialisasi narasi positif tersebut juga disertai dengan kegiatan deklarasi Pemilu Damai tanpa hoax dan golput yang ditandatangani oleh peserta aksi dan masyarakat yang melaksanakan CFD.
Rusdil menambahkan aksi tersebut dilakukan dalam rangka untuk menghimbau dan meminta kepada masyarakat agar ikut berperan dan mendukung kesuksesan pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 yang damai, aman dan lancar.

Repost: https://kataindonesia.com/akan-hadir-aksi-dukungan-warganet-di-cfd-lawan-hoax-dan-tolak-golput-untuk-sukseskan-pemilu-2019-dan-jaga-persatuan-bangsa/
Share:

Lawan Hoax Untuk Pemilu 2019

Perhelatan akbar sebentar lagi sampai pada titik puncaknya. Pemilu 2019 yang akan di laksanakan tinggal menghitung hari. Tepatnya pada 17 April pesta demoktasi terbesar di Indonesia akan dilangsungkan.

Pemilihan anggota Legislatif baik DPR RI, DPD,  DPRD Tingkat I, DPRD Tingkat II dan Pemilihan Presiden akan dilaksanakan dalan satu waktu yaitu pada tanggal 17 April tersebut.

Isu yang menarik dalam pemilihan Presiden dilansir dari laman BeritaSatu.Com, ada dua kelompok besar yaitu kelompok yang merasa diri Islamis dan kelompok Islam.‎ Kelompok Islamis atau agamais adalah yang ingin menerapkan syariat Islam di Indonesia dan yang ingin menggunakan hukum serta simbol Islam di negara ini. Sementara kelompok Islam adalah yang hanya ingin menanamkan nilai-nilai Islam, nilai kebersamaan yang dipadukan nilai-nilai lokal.

Kelompok Islamis yang selama ini sangat keras dan radikal dalam menerapkan ajaran-ajaran Islam. Mereka ingin hukum Islam sebagai sumber hukum utama di republik ini. Sementara kelompok ‎Islam adalah kelompok moderat. Mereka menggunakan nilai-nilai Islam yang menerima nilai-nilai lokal yang ada selama ini.

Terlepas dari itu semua marilah kita berwawasan luas untuk bisa menyaring segala berita yang berkembang terutama berita-berita yang berunsur HOAX. Karena bukan saja merugikan diri sendiri tapi juga merugikan dalam berbangsa dan bernegara, terutama yang berdampak langsung pada pemilu  17 April 2019.

Pemilu yang bersih tentunya menjadi harapan kita semua, harapan untuk persatuan dan kemajuan bangsa. Meskipun kita tidak sama, tapi kita harus bekerja sama. [goes]

Gambar: kataindonesia.com
Share:

Haul ke 14 Guru Sekumpul

Lebih kurang 840 manusia tumpah ruah di halaman Masjid Nurul Iman Jalan Pelita Sampit. Rombongan Haul ke 14 Guru Sekumpul ini tiba di Sampit kembali yang terbagi dari 21 rombongan bus pada hari ini Senin (11/03) pada pukul 16.00 WIB. Selama Dua hari dua malam mereka meninggalkan Kota Sampit guna menghadiri haul akbar ke 14 Guru Sekumpul di Martapura Banjarmasin Kalimantan Selatan.

 (Rombongan bus yang baru tiba. Doc Bagus Sugiarto)

Tua muda, anak-anak dan kakek nenek terlihat wajah-wajah kelelahan yang tersirat di raut muka mereka. Tapi kepuasan batin yang pasti mereka rasakan. Kepuasan batin bisa menghadiri haul ke-14 ulama kharismatik Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari atau yang lebih dikenal dengan nama Guru Sekumpul.

(Posko kesehatan diperuntukan bagi jamaah. Doc Bagus Sugiarto)
 
Terdapat juga posko kesehatan yang diperuntukan bagi jamaah yang baru tiba untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang diderita jamaah. Sambil menunggu jemputan dari keluarga, beberapa jamaah memanfaatkan posko layanan tersebut untuk sekedar cek tekanan darah atau gangguan yang lain.

(Walau badan lelah tapi tetap ceria. Doc Bagus Sugiarto)

Siapakah Guru Sekumpul ?

Guru Sekumpul dilahirkan pada malam Rabu 11 Februari 1942 (27 Muharram 1361 Hijriyah) di desa Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar dari pasangan suami-istri Abdul Ghani bin Abdul Manaf bin Muhammad Seman dengan Hj. Masliah binti H. Mulia bin Muhyiddin.

Beliau sering disebut-sebut sebagai Habib keturunan Rasulullah, padahal beliau sendiri tidak pernah menambahkan dibelakang nama beliau dengan fam tertentu. Lalu dari mana isyu tersebut ? Mari kita telusuri nasab beliau.
  1. K H. Muhammad Zaini
  2. Abdul Ghani
  3. H Abdul Manaf
  4. Muhammad Seman
  5. H M. Sa’ad
  6. H. Abdullah
  7. Mufti H. M. Khalid
  8. Khalifah H. Hasanuddin
  9. Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari

Sampai disini, tidak ada perbedaan karena memang diingat, dicatat, dan dijaga dengan baik oleh Guru Sekumpul serta keluarga beliau. Perbedaan terjadi ketika kita meneliti nasab dari Sekh Muhammad Arsyad Al Banjari yang merupakan tokoh Islam terbesar di bumi Banjar.

Ada beberapa versi catatan nasab Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, ada yang mengatakan lima versi, namun yang ditemukan hanya dua dan itupun masih dalam versi yang sama karena yang kedua tidak jauh beda dengan yang pertama, hanya ketinggalan 2 orang, mungkin kesalahan penyalinan saja.

Pertama, catatan dari 3 kitab, yaitu:  Syajaratul Arsyadiyah, Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari Pengarang Sabilal Muhtadin, dan Maulana Syeik Muhammad Arsyad Al Banjari. Yaitu sebagai beikut:

  1. Muhammad Arsyad Al Banjari
  2. Abdullah
  3. Abu Bakar
  4. Sultan Abdurrasyid Mindanao
  5. Abdullah
  6. Abu Bakar Al Hindi
  7. Ahmad Ash Shalaibiyyah
  8. Husein
  9. Abdullah
  10. Syaikh
  11. Abdullah Al Idrus Al Akbar (datuk seluruh keluarga Al Aidrus)
  12. Abu Bakar As Sakran
  13. Abdurrahman As Saqaf
  14. Muhammad Maula Dawilah
  15. Ali Maula Ad Dark
  16. Alwi Al Ghoyyur
  17. Muhammad Al Faqih Muqaddam
  18. Ali Faqih Nuruddin
  19. Muhammad Shahib Mirbath
  20. Ali Khaliqul Qassam
  21. Alwi
  22. Muhammad Maula Shama’ah
  23. Alawi Abi Sadah
  24. Ubaidillah
  25. Imam Ahmad Al Muhajir
  26. Imam Isa Ar Rumi
  27. Al Imam Muhammad An Naqib
  28. Al Imam Ali Uraidhy
  29. Al Imam Ja’far As Shadiq
  30. Al Imam Muhammad Al Baqir
  31. Al Imam Ali Zainal Abidin
  32. Al Imam Sayyidina Husein
  33. Al Imam Amirul Mu’minin Ali Karamallah wajhah wa Sayyidah Fatimah Az Zahra
  34. Rasulullah SAW
Kedua, terdapat pada kitab yang dikarang oleh seseorang tanpa nama dengan judul  Silsilah Siti Fatimah, sebagai berikut:
  1. Muhammad Arsyad Al Banjari
  2. Abdullah
  3. Abu Bakar
  4. Abdurrasyid
  5. Abdullah al-Idrus al-Magribi
  6. Abu Bakar al-Hindi
  7. Ahmad
  8. Husin
  9. Abdullah
  10. Syaikh
  11. Abdullah Al-Idrus
  12. Abu Bakar as-Sakrani
  13. Abdurrahman as-Saqafi
  14. Maulana Ad-Duwailah
  15. Ali
  16. Alwi
  17. al-Faqih al-Muqaddam Muhammad
  18. Ali Khala Qasim
  19. Alwi
  20. Muhammad
  21. Alwi
  22. Abdullah
  23. Ahmad al-Muhajir lillah
  24. Isa  an-Naqib
  25. Muhammad an-Naqib
  26. Ali al-Arid
  27. Ja’far  as-Sadiq
  28. Muhammad al-Baqir
  29. Ali Zainal Abidin
  30. Sayyidina Husin
  31. Sayyidina Ali dan  Sayyidina Fatimah az-Zahra
  32. Sayyidina Muhammad SAW
Kedua versi silsilah/nasab di atas sama saja, hanya saja pada silsilah kedua ada yang terlewatkan dan tidak tahu apakah itu kesalahan M. Rusydi  yang menyalin  atau memang dari kitab Silsilah Siti Fatimah-nya. Pada catatan nasab yang kedua tidak ada  Ali Faqih Nuruddin dan Muhammad Shahib Mirbath yang pada nasab pertama berada di nomor 18 dan 19.

Perbedaan lainnya terdapat pada penulisan nama. Ada dua nama yang berbeda namun orang tua (bin)nya sama, yaitu Ubaidillah Bin Ahmad Al Muhajir  dan Isa Arrumi Bin Muhammad Annaqib
  1. Pada catatan nasab pertama tertulis Ubaidillah (nomor 24) sementara pada catatan nasab yang kedua tertulis Abdullah (nomor 22)
  2. Pada catatan nasab pertama tertulis  Isa Arrumi (nomor 26) sementara pada catatan nasab yang kedua tertulis Isa an-Naqib (nomor 24)
Disini tidak bisa mengetahui secara pasti apakah kedua nama itu orang yang sama, hanya kekeliruan penulisan saja atau memang orang yang berbeda.

Perbedaan-perbedaan pada catatan nasab tersebut mungkin hanya kesalahan penyalinan saja, yang jelas kedua nasab tersebut membenarkan bahwa Muhammad Arsyad Al Banjari adalah seorang keturunan Rasulullah, yang secara otomatis menyatakan bahwa Guru Sekumpul juga seorang habib ber fam Al-Idrus (Al-Aydrus).

Lalu mengapa Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari tidak menyertakan fam Al-Idrus (Al-Aydrus) dibelakang nama beliau?. Keterangan langsung dari Guru Sekumpul dalam pengajian beliau, bahwa penyembunyian Nasab itu bertujuan untuk menghindari penjajah Belanda yang katanya pada waktu itu mengincar setiap orang yang didirinya mengalir darah Rasulullah. [goes]

Sumber:
  1. Liputan di Masjid Nurul Iman
  2. https://web.facebook.com/notes/majlis-taklim-miftahus-surur/biografimanagib-abah-guru-sekumpul-al-alimul-allamah-khmzaini-bin-abdul-ghani/1663692550324555/?_rdc=1&_rdr
  3. http://putramartapura.blogspot.com/2012/03/silsilah-nasab-guru-sekumpul-dan.html
Share:

Fans Page